Pemerintah RI Jajaki Kerja Sama Industri Alat Berat dan Teknologi Pertanian Rendah Emisi dengan Belarus
Pemerintah RI Jajaki Kerja Sama Industri Alat Berat dan Teknologi Pertanian Rendah Emisi dengan Belarus

Pemerintah RI Jajaki Kerja Sama Industri Alat Berat dan Teknologi Pertanian Rendah Emisi dengan Belarus

LintasWarganet.com – 15 Mei 2026 | Pemerintah Indonesia sedang mengevaluasi peluang kerja sama dengan Belarus dalam bidang industri alat berat serta teknologi pertanian yang berorientasi pada emisi rendah. Inisiatif ini dipimpin oleh Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, yang memimpin delegasi dalam serangkaian pembahasan dengan pejabat Belarus.

Kerja sama yang dibahas mencakup transfer teknologi, pembentukan joint venture, serta pertukaran investasi antara kedua negara. Fokus utama adalah meningkatkan efisiensi produksi alat berat, memperkenalkan mesin pertanian yang ramah lingkungan, dan menurunkan jejak karbon sektor agrikultur.

Berikut adalah area kerja sama yang diidentifikasi:

  • Pengembangan dan produksi mesin excavator, bulldozer, serta peralatan konstruksi lainnya.
  • Pengadaan dan adaptasi teknologi pertanian presisi yang mengurangi penggunaan bahan bakar fosil.
  • Transfer pengetahuan terkait sistem kontrol emisi dan bahan bakar alternatif.
  • Pelatihan tenaga kerja dan program magang antar perusahaan.

Manfaat yang diharapkan antara lain:

Manfaat Deskripsi
Peningkatan kapasitas produksi Memungkinkan industri alat berat Indonesia mengakses teknologi modern Belarus.
Reduksi emisi karbon Penggunaan mesin pertanian rendah emisi mendukung target dekarbonisasi nasional.
Penguatan perdagangan bilateral Menambah volume ekspor-impor di sektor manufaktur dan pertanian.
Penciptaan lapangan kerja Proyek bersama menciptakan peluang kerja baru di bidang teknik dan riset.

Langkah selanjutnya meliputi studi kelayakan teknis, penandatanganan nota kesepahaman, serta pembentukan tim kerja gabungan untuk mengawasi implementasi program. Pemerintah menargetkan realisasi kerja sama awal dalam dua tahun ke depan.