Pelindo-DPRD percepat Pelabuhan Sorong jadi hub logistik di KTI

LintasWarganet.com – 05 Mei 2026 | PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 (Pelindo IV) bersama dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Papua Barat Daya menandatangani nota kesepahaman untuk mempercepat pembangunan Pelabuhan Sorong menjadi pusat logistik utama di Kawasan Timur Indonesia (KTI). Kolaborasi ini diharapkan dapat mengoptimalkan posisi geografis Sorong sebagai pintu gerbang antara Indonesia dan pasar internasional.

Upaya percepatan mencakup peningkatan kapasitas dermaga, modernisasi fasilitas bongkar‑muat, serta penambahan area penyimpanan barang. Pemerintah provinsi berkomitmen menyediakan lahan seluas 30 hektar dan mendukung proses perizinan secara cepat, sementara Pelindo IV menyiapkan investasi sebesar Rp 1,5 triliun selama tiga tahun ke depan.

Strategi dan Tahapan Pelaksanaan

Tahap Kegiatan Estimasi Waktu
1 Penyelesaian studi kelayakan dan perencanaan detail Q3 2024
2 Pembangunan dermaga utama dan fasilitas gudang 2025‑2026
3 Implementasi sistem digital logistik dan pelatihan SDM 2027

Dengan menyiapkan infrastruktur modern, Pelabuhan Sorong diharapkan dapat menampung kapal kontainer berukuran besar, meningkatkan volume penanganan barang hingga 5 juta TEUs per tahun, serta menurunkan biaya transportasi laut bagi produsen di Papua Barat Daya.

Keberhasilan proyek ini diharapkan menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi regional, membuka lapangan kerja baru, serta memperkuat konektivitas KTI dengan jalur perdagangan internasional. Pemerintah pusat dan daerah, serta sektor swasta, diproyeksikan akan berkolaborasi lebih intensif dalam rangka mengoptimalkan potensi logistik yang selama ini belum tergarap maksimal.