Pelayanan RSUD Dr Soetomo Surabaya Tetap Berjalan Pasca Kebakaran PPJT
Pelayanan RSUD Dr Soetomo Surabaya Tetap Berjalan Pasca Kebakaran PPJT

Pelayanan RSUD Dr Soetomo Surabaya Tetap Berjalan Pasca Kebakaran PPJT

LintasWarganet.com – 15 Mei 2026 | RSUD Dr Soetomo Surabaya menegaskan bahwa seluruh layanan medis di rumah sakit tetap beroperasi meskipun Gedung Pusat Pelayanan Jantung (PPJT) mengalami kebakaran pada hari Rabu, 12 Mei 2024. Tim manajemen rumah sakit segera mengambil langkah-langkah darurat untuk meminimalisir gangguan bagi pasien.

Kebakaran yang terjadi di lantai tiga PPJT dipadamkan dalam waktu kurang lebih satu jam oleh petugas pemadam kebakaran. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, namun tidak ada laporan korban jiwa atau cedera serius. Seluruh ruangan yang terdampak telah dievakuasi dan dipindahkan ke area alternatif.

Berikut langkah-langkah yang diambil RSUD Dr Soetomo untuk memastikan kelangsungan layanan:

  • Pengalihan layanan rawat inap dan rawat jalan ke bangunan utama rumah sakit.
  • Penggunaan ruang operasi darurat yang telah disiapkan sebelumnya.
  • Peningkatan staf medis di unit gawat darurat (UGD) untuk menangani potensi peningkatan kunjungan pasien.
  • Koordinasi dengan Dinas Kesehatan Surabaya untuk memastikan ketersediaan peralatan medis penting.
  • Penyediaan transportasi internal bagi pasien yang sebelumnya berada di PPJT.

Direktur RSUD Dr Soetomo, dr. H. Arifin, menyampaikan bahwa prioritas utama tetap pada keselamatan dan kenyamanan pasien. “Kami telah menyiapkan prosedur kontinjensi sejak lama, sehingga dampak kebakaran ini dapat diminimalisir. Semua layanan, termasuk layanan jantung, tetap tersedia melalui unit-unit lain di rumah sakit,” ujarnya.

Selain itu, rumah sakit juga mengaktifkan sistem komunikasi darurat untuk memberikan informasi terkini kepada pasien dan keluarga melalui saluran telepon, pesan singkat, serta media sosial resmi rumah sakit.

Pihak rumah sakit mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan melanjutkan kunjungan ke RSUD Dr Soetomo sesuai jadwal, karena layanan medis penting tidak terpengaruh oleh insiden ini.