PBB Anugerahkan Medali Dag Hammarskjöld kepada Dua Personel Perdamaian Indonesia
PBB Anugerahkan Medali Dag Hammarskjöld kepada Dua Personel Perdamaian Indonesia

PBB Anugerahkan Medali Dag Hammarskjöld kepada Dua Personel Perdamaian Indonesia

LintasWarganet.com – 06 Juni 2026 | Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) secara resmi menyerahkan Medali Dag Hammarskjöld kepada dua personel perdamaian asal Indonesia pada upacara yang berlangsung di kantor pusat PBB, New York, pada tanggal 4 Juni 2026. Kedua penerima, Letnan Kolonel (purn) Dwi Haryanto dan Sersan Mayor (purn) Rudi Hartono, dipilih atas dedikasi luar biasa dan pengorbanan mereka selama menjalankan tugas dalam misi-misi penjaga perdamaian PBB.

Medali Dag Hammarskjöld, yang dinamai berdasarkan mantan Sekretaris Jenderal PBB yang gugur dalam tugas, merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan kepada personel militer atau sipil yang meninggal dalam melaksanakan operasi perdamaian, atau yang menunjukkan keberanian dan kontribusi signifikan dalam menjaga keamanan dan stabilitas di zona konflik.

Letnan Kolonel Dwi Haryanto, yang pernah bertugas di Misi Stabilisasi PBB di Republik Demokratik Kongo (MONUSCO) sejak 2018, berperan sebagai komandan unit logistik. Selama penugasan, ia berhasil mengkoordinasikan distribusi bantuan kemanusiaan ke lebih dari 150.000 penduduk yang terdampak konflik, sekaligus memastikan keamanan jalur suplai di tengah kondisi yang berbahaya. Sersan Mayor Rudi Hartono, yang mengabdi di Misi Pemeliharaan Perdamaian di Lebanon (UNIFIL) sejak 2020, berperan sebagai pengawas keamanan di zona penyangga selatan Beirut. Ia dikenal karena keberaniannya dalam menanggapi insiden tembakan yang menargetkan pos penjagaan, di mana ia berhasil melindungi rekan-rekannya dan warga sipil.

“Penghargaan ini bukan hanya menghormati jasa individu, melainkan juga menegaskan komitmen Indonesia dalam mendukung upaya perdamaian internasional,” ujar Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi, dalam sambutan resmi yang disiarkan secara daring. Ia menambahkan, kehadiran personel Indonesia di berbagai misi PBB telah menjadi bagian integral dalam menjaga keamanan global, terutama di kawasan yang rentan konflik.

Dalam pidatonya, Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres, menekankan bahwa kontribusi pasukan perdamaian Indonesia “menjadi contoh profesionalisme dan semangat kemanusiaan yang tinggi”. Ia juga menyatakan harapan bahwa penghargaan ini akan memotivasi lebih banyak negara untuk meningkatkan partisipasi dalam operasi perdamaian PBB.

Upacara penyerahan medali dihadiri oleh perwakilan diplomatik, pejabat militer, serta keluarga kedua pahlawan. Kedua penerima medali menerima sertifikat resmi serta medali logam berlapis perak yang menampilkan gambar Sekretaris Jenderal pertama PBB, Dag Hammarskjöld.

Penghargaan ini menegaskan kembali peran strategis Indonesia dalam diplomasi multilateral serta komitmen negara untuk terus berkontribusi pada stabilitas dan perdamaian dunia melalui personel-personel yang berdedikasi tinggi.