PAPDI Tekankan Pentingnya Vaksinasi Campak pada Dewasa untuk Lindungi Diri dan Lingkungan
PAPDI Tekankan Pentingnya Vaksinasi Campak pada Dewasa untuk Lindungi Diri dan Lingkungan

PAPDI Tekankan Pentingnya Vaksinasi Campak pada Dewasa untuk Lindungi Diri dan Lingkungan

LintasWarganet.com – 01 April 2026 | Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) menegaskan bahwa orang dewasa tetap memiliki risiko tinggi tertular virus campak, terutama bagi mereka yang belum pernah menerima imunisasi atau belum memiliki antibodi yang cukup.

Campak merupakan penyakit menular yang dapat menimbulkan komplikasi serius, seperti pneumonia, ensefalitis, dan bahkan kematian. Meskipun sebagian besar kasus terjadi pada anak-anak, penyebaran virus melalui dewasa yang tidak imun dapat memperluas wabah dan membahayakan kelompok rentan, termasuk bayi di bawah satu tahun, ibu hamil, dan individu dengan sistem kekebalan tubuh lemah.

PAPDI merekomendasikan vaksinasi campak (MMR – campak, gondongan, rubella) bagi semua orang dewasa yang belum mendapatkan dua dosis vaksinasi atau tidak memiliki bukti kekebalan. Berikut adalah panduan singkat yang disarankan:

  • Individu berusia 19‑49 tahun: dua dosis MMR dengan jarak minimal 28 hari.
  • Usia 50 tahun ke atas: satu dosis MMR, kecuali bila terdapat riwayat imunisasi lengkap atau antibodi positif.
  • Wanita hamil atau menyusui: sebaiknya menunggu hingga setelah melahirkan, kecuali dalam situasi risiko tinggi yang dibicarakan dengan dokter.
  • Orang dengan kondisi imunodefisiensi: harus berkonsultasi dengan dokter sebelum menerima vaksin karena dapat memerlukan penyesuaian jadwal atau dosis.

Manfaat vaksinasi tidak hanya melindungi penerima, tetapi juga menciptakan kekebalan kelompok yang mengurangi peluang penyebaran virus ke populasi yang belum dapat divaksin, seperti bayi di bawah usia 12 bulan.

Keamanan vaksin MMR telah terbukti melalui berbagai studi internasional. Efek samping yang umum bersifat ringan, meliputi nyeri di tempat suntikan, demam ringan, atau ruam ringan yang biasanya hilang dalam beberapa hari.

Untuk memudahkan proses imunisasi, PAPDI mengajak fasilitas kesehatan di seluruh Indonesia untuk meningkatkan akses vaksin MMR, termasuk melalui program imunisasi dewasa yang terintegrasi dengan layanan kesehatan rutin.

Dengan meningkatkan cakupan vaksinasi campak pada dewasa, diharapkan dapat menurunkan angka kasus, melindungi kelompok rentan, dan mempercepat upaya eliminasi campak di Indonesia.