Pakar Keuangan Dunia: Jangan Pernah Beli Mobil Baru Sebelum Punya Kekayaan Segini!
Pakar Keuangan Dunia: Jangan Pernah Beli Mobil Baru Sebelum Punya Kekayaan Segini!

Pakar Keuangan Dunia: Jangan Pernah Beli Mobil Baru Sebelum Punya Kekayaan Segini!

LintasWarganet.com – 29 Mei 2026 | Pakar keuangan terkemuka dunia menegaskan bahwa membeli mobil baru sebaiknya tidak menjadi prioritas sebelum seseorang menguasai fondasi kekayaan yang solid. Menurut mereka, keputusan finansial yang bijak harus didahului oleh perencanaan yang matang, bukan sekadar keinginan.

Berikut alasan utama mengapa menunda pembelian mobil baru dapat mempercepat pencapaian kebebasan finansial:

  • Depresiasi cepat – nilai mobil baru biasanya turun hingga 20‑30% dalam dua tahun pertama.
  • Komitmen cicilan – pembayaran bulanan menambah beban utang dan mengurangi ruang untuk investasi.
  • Kesempatan investasidana yang dialokasikan untuk mobil dapat dialihkan ke instrumen yang memberikan imbal hasil lebih tinggi.

Strategi yang disarankan para ahli meliputi lima langkah kunci:

  1. Tentukan kekayaan bersih: Hitung aset dikurangi hutang untuk mengetahui posisi keuangan saat ini.
  2. Bangun dana darurat: Simpan minimal tiga hingga enam bulan pengeluaran rutin dalam rekening likuid.
  3. Prioritaskan investasi: Alokasikan sebagian pendapatan ke reksa dana, saham, atau properti sebelum mengikat diri pada cicilan mobil.
  4. Hitung rasio utang terhadap penghasilan: Idealnya tidak lebih dari 30%.
  5. Pilih kendaraan yang sesuai: Jika sudah memenuhi kriteria di atas, pilih mobil dengan harga terjangkau dan biaya operasional rendah.

Contoh perbandingan alokasi dana antara menabung untuk investasi dan membayar cicilan mobil dapat dilihat pada tabel berikut:

Penggunaan Dana Persentase Bulanan
Investasi (reksa dana/saham) 15%
Cicilan Mobil 10%
Tabungan Darurat 5%

Dengan mengikuti panduan tersebut, individu dapat memperkuat pondasi keuangan, mempercepat akumulasi aset, dan pada akhirnya menikmati mobil baru tanpa menimbulkan beban utang yang berkelanjutan.