Pakai Masker, Kualitas Udara Jakarta Menjadi Kota Terburuk Kedua di Dunia
Pakai Masker, Kualitas Udara Jakarta Menjadi Kota Terburuk Kedua di Dunia

Pakai Masker, Kualitas Udara Jakarta Menjadi Kota Terburuk Kedua di Dunia

LintasWarganet.com – 10 Juni 2026 | Pada Jumat pagi, indeks kualitas udara (AQI) di Jakarta melampaui batas tidak sehat dan menempati peringkat kedua di dunia sebagai kota dengan polusi terburuk. Kondisi ini memaksa warga untuk selalu memakai masker ketika keluar rumah demi melindungi saluran pernapasan.

Data resmi menunjukkan AQI Jakarta mencapai angka lebih dari 340, hanya tertinggal satu poin dari kota lain yang berada di peringkat teratas. Angka tersebut jauh di atas ambang batas aman yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yaitu 100.

Kota AQI
Jakarta 340
Beijing 335

Beberapa faktor utama yang menyebabkan deteriorasi kualitas udara di ibu kota antara lain:

  • Pembakaran sampah terbuka yang masih terjadi di beberapa wilayah.
  • Emisi kendaraan bermotor yang terus meningkat, terutama pada jam sibuk.
  • Polutan industri yang dilepas tanpa kontrol yang memadai.

Dampak kesehatan yang muncul meliputi iritasi mata, batuk, sesak napas, serta memperburuk kondisi penyakit pernapasan kronis seperti asma. Pihak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) telah mengeluarkan peringatan bagi masyarakat untuk menggunakan masker N95 atau setara, terutama bagi anak-anak, lansia, dan mereka yang memiliki riwayat penyakit pernapasan.

Untuk menurunkan tingkat polusi, pemerintah daerah mengimplementasikan beberapa langkah darurat, antara lain:

  1. Pembatasan kendaraan bermotor pada hari-hari tertentu (ganjil/genap).
  2. Peningkatan frekuensi pemantauan kualitas udara melalui sensor-sensor pintar.
  3. Pembakaran sampah diatur lebih ketat dan diberi sanksi berat bagi pelanggar.
  4. Program penghijauan di area perkotaan untuk menyerap partikel berbahaya.

Warga diimbau untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, mengurangi aktivitas di luar ruangan pada jam puncak, serta terus memantau laporan AQI melalui aplikasi resmi. Dengan upaya bersama, diharapkan kualitas udara Jakarta dapat membaik dalam jangka menengah.