Operasi Modifikasi Cuaca di Riau Semai 11 Ton Garam di Langit
Operasi Modifikasi Cuaca di Riau Semai 11 Ton Garam di Langit

Operasi Modifikasi Cuaca di Riau Semai 11 Ton Garam di Langit

LintasWarganet.com – 04 April 2026 | Provinsi Riau melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sejak 28 Maret hingga 1 April 2024 dengan menebarkan sekitar 11 ton garam ke atmosfer. Penebaran ini bertujuan meningkatkan kelembapan awan agar curah hujan dapat meningkat di wilayah yang mengalami kekeringan.

Proses penebaran dilakukan dengan pesawat khusus yang menyemprotkan partikel garam halus pada ketinggian tertentu. Berikut rangkaian langkah utama operasi:

  • Identifikasi daerah dengan potensi hujan rendah.
  • Persiapan bahan kimia (garam) dan peralatan penyemprotan.
  • Penerbangan pesawat pada jam optimal untuk penyebaran partikel.
  • Monitoring awan dan curah hujan pasca‑penyebaran.

BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) berkolaborasi dengan Dinas Pertanian dan Pemerintah Provinsi Riau dalam pelaksanaan OMC. Hasil pemantauan awal menunjukkan peningkatan intensitas awan di beberapa titik, meski dampak langsung terhadap curah hujan masih dipantau secara berkelanjutan.

Beberapa pihak mengkritisi efektivitas operasi ini, mengingat faktor alam yang kompleks dan biaya yang cukup besar. Namun, pemerintah menegaskan bahwa OMC menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk mengurangi dampak kekeringan, khususnya bagi sektor pertanian dan ketersediaan air bersih.

Jika operasi berhasil, diharapkan curah hujan akan meningkat pada minggu-minggu berikutnya, membantu mengembalikan kondisi tanah yang gersang serta mendukung aktivitas pertanian di wilayah Riau.