Nilai Perdagangan Indonesia‑Rusia Capai Rp87,5 Triliun pada Akhir 2025
Nilai Perdagangan Indonesia‑Rusia Capai Rp87,5 Triliun pada Akhir 2025

Nilai Perdagangan Indonesia‑Rusia Capai Rp87,5 Triliun pada Akhir 2025

LintasWarganet.com – 13 Mei 2026 | Wakil Perdana Menteri Rusia, Denis Manturov, mengungkapkan bahwa nilai perdagangan bilateral antara Indonesia dan Rusia diproyeksikan mencapai Rp87,5 triliun pada akhir tahun 2025. Pencapaian ini menandai lonjakan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya dan mencerminkan upaya kedua negara untuk memperdalam kerja sama ekonomi.

Berbagai sektor menjadi kontributor utama peningkatan nilai tersebut, antara lain energi, pertanian, dan industri manufaktur. Rusia terus mengekspor produk energi seperti minyak mentah dan gas, sementara Indonesia meningkatkan ekspor komoditas pertanian seperti kelapa sawit, kopi, dan produk perikanan ke pasar Rusia.

Berikut adalah perkiraan nilai perdagangan Indonesia‑Rusia selama beberapa tahun terakhir:

Tahun Nilai Perdagangan (Triliun Rp)
2021 45,3
2022 58,7
2023 71,2
2024 80,0
2025 (perkiraan) 87,5

Para pengamat ekonomi menilai bahwa pertumbuhan ini dipicu oleh beberapa faktor, antara lain:

  • Kesepakatan bilateral yang memperluas akses pasar bagi produk pertanian Indonesia.
  • Investasi Rusia di sektor infrastruktur energi Indonesia, termasuk proyek pembangkit listrik dan pengolahan gas.
  • Peningkatan permintaan Rusia akan bahan baku industri yang dapat dipasok oleh Indonesia.

Pemerintah Indonesia juga menyiapkan kebijakan dukungan, seperti penyederhanaan prosedur perizinan ekspor dan peningkatan fasilitas logistik di pelabuhan-pelabuhan utama, untuk memastikan kelancaran aliran barang.

Dengan nilai perdagangan yang terus meningkat, hubungan ekonomi Indonesia‑Rusia diperkirakan akan semakin kuat, membuka peluang baru bagi perusahaan di kedua negara untuk berkolaborasi dalam proyek-proyek strategis.