Momentum Kebangkitan Nasional di Bulan Mei, Bank Mandiri Perkuat Kepedulian Sosial lewat Penyaluran 28.000 Paket Sembako
Momentum Kebangkitan Nasional di Bulan Mei, Bank Mandiri Perkuat Kepedulian Sosial lewat Penyaluran 28.000 Paket Sembako

Momentum Kebangkitan Nasional di Bulan Mei, Bank Mandiri Perkuat Kepedulian Sosial lewat Penyaluran 28.000 Paket Sembako

LintasWarganet.com – 15 Mei 2026 | Memasuki bulan Mei, semangat Kebangkitan Nasional kembali menggelora di seluruh Indonesia. Di tengah dinamika ekonomi, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menegaskan komitmen sosialnya dengan menyalurkan 28.000 paket sembako kepada keluarga kurang mampu di sejumlah wilayah.

Program ini merupakan bagian dari inisiatif Mandiri Peduli yang berfokus pada pemberian bantuan pokok hidup, khususnya pada periode penting nasional. Paket yang dibagikan berisi bahan pokok esensial, antara lain beras, minyak goreng, gula, telur, dan mie instan.

  • 1.5 kilogram beras
  • 500 gram minyak goreng
  • 250 gram gula pasir
  • 6 butir telur
  • 1 bungkus mie instan

Distribusi dilakukan secara terkoordinasi dengan pemerintah daerah, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), serta tokoh masyarakat setempat. Total 28.000 paket berhasil disalurkan kepada 28.000 KK (Kepala Keluarga) yang terdaftar dalam data bantuan sosial.

Direktur Utama Bank Mandiri, Jusuf Kalla menyatakan, “Kebangkitan Nasional bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat solidaritas sosial. Melalui bantuan ini, kami berharap dapat meringankan beban keluarga penerima serta meningkatkan rasa kebersamaan dalam rangka membangun Indonesia yang lebih sejahtera.”

Bank Mandiri menargetkan untuk melanjutkan program serupa pada bulan-bulan berikutnya, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan dan peringatan nasional. Selain bantuan sembako, bank juga berencana memperluas dukungan melalui program pelatihan keuangan dan akses perbankan digital bagi masyarakat kurang mampu.

Dengan langkah ini, Bank Mandiri tidak hanya memperkuat citra perusahaan sebagai institusi keuangan terkemuka, tetapi juga menegaskan peran aktifnya dalam agenda pembangunan sosial nasional.