Menteri PU Dody Hanggodo Sebut Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026 Lebih Terkendali
Menteri PU Dody Hanggodo Sebut Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026 Lebih Terkendali

Menteri PU Dody Hanggodo Sebut Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026 Lebih Terkendali

LintasWarganet.com – 31 Maret 2026 | Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyatakan bahwa arus mudik dan balik Lebaran tahun 2026 secara umum berjalan lancar dan lebih terkendali dibandingkan periode sebelumnya. Menurutnya, upaya peningkatan keselamatan pengguna jalan telah memberikan dampak positif pada kelancaran pergerakan massal selama libur lebaran.

Berbagai langkah strategis telah diimplementasikan oleh Kementerian PU sejak akhir 2025, antara lain:

  • Peningkatan kapasitas jalur utama dengan penambahan jalur khusus kendaraan roda dua dan transportasi umum.
  • Pemasangan sistem pemantauan lalu lintas berbasis kamera dan sensor di titik-titik rawan macet.
  • Penambahan pos patroli kepolisian lalu lintas di daerah-daerah rawan kecelakaan.
  • Peluncuran aplikasi informasi real‑time yang memberi peringatan kondisi jalan, cuaca, dan alternatif rute.
  • Program edukasi keselamatan jalan yang melibatkan media massa, sekolah, dan komunitas lokal.

Data sementara menunjukkan penurunan signifikan pada jumlah kecelakaan lalu lintas selama periode mudik 2026 dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya:

Tahun Kecelakaan (kasus) Kecelakaan Fatal (kasus)
2022 12.450 1.720
2023 11.830 1.560
2024 10.970 1.430
2025 9.620 1.210
2026 (sampai 15 Nov) 8.340 980

Selain itu, Kementerian PU berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan untuk meningkatkan kapasitas transportasi massal, termasuk penambahan armada kereta api dan bus antarkota. Fasilitas istirahat dan layanan darurat di sepanjang jalur utama juga diperbanyak untuk menanggulangi kelelahan pengemudi.

Dengan kombinasi infrastruktur yang lebih baik, pengawasan ketat, dan kampanye keselamatan yang intensif, Menteri Dody Hanggodo optimistis bahwa arus mudik dan balik Lebaran 2026 dapat terus dijaga keterkendaliannya, memastikan keselamatan jutaan warga Indonesia yang melakukan perjalanan.