Menteri Lingkungan Hidup Ajakan Pilah Sampah untuk Kesuksesan PSEL di Daerah

LintasWarganet.com – 24 April 2026 | Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq menegaskan pentingnya partisipasi masyarakat dalam memisahkan sampah sebagai langkah kunci keberhasilan Program Sukseskan Pengelolaan Sampah (PSEL) di tingkat daerah.

Dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, Hanif Faisol menyoroti capaian awal PSEL yang telah berhasil menurunkan volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sebesar 25 persen di beberapa kota pilot. Ia menekankan bahwa target pemerintah adalah meningkatkan tingkat pemilahan sampah di rumah tangga hingga 70 persen pada akhir 2025.

Berikut langkah-langkah utama yang diharapkan dapat mempercepat pencapaian target tersebut:

  • Pendidikan dan sosialisasi: Mengintegrasikan materi pemilahan sampah ke dalam kurikulum sekolah serta mengadakan kampanye media massa yang menekankan manfaat ekonomi dan lingkungan.
  • Penyediaan fasilitas: Menyebarkan tempat pemilahan sampah (TPS) yang terstandarisasi di kawasan permukiman, pasar, dan perkantoran.
  • Insentif bagi rumah tangga: Pemberian potongan tarif layanan kebersihan bagi warga yang dapat menunjukkan bukti pemilahan sampah yang konsisten.
  • Peningkatan kapasitas pengelola: Melatih petugas kebersihan dan pengelola daur ulang untuk mengoptimalkan proses pengumpulan dan pemrosesan.
  • Pengawasan dan pelaporan: Membentuk tim pengawas daerah yang menggunakan aplikasi digital untuk memantau tingkat pemilahan secara real time.

Hanif Faisol juga menambahkan bahwa keberhasilan PSEL tidak dapat dicapai tanpa dukungan aktif dari pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat, serta sektor swasta. “Kita harus menjadikan pemilahan sampah sebagai budaya baru, bukan sekadar kewajiban administratif,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah pusat akan menyediakan bantuan teknis dan dana hibah bagi daerah yang berhasil mencapai atau melampaui target pemilahan. Program ini diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru di sektor daur ulang dan mengurangi beban TPA secara signifikan.

Dengan komitmen bersama, Menteri Lingkungan Hidup optimis bahwa PSEL dapat menjadi model pengelolaan sampah yang dapat direplikasi oleh seluruh wilayah Indonesia.