Menilik fenomena hujan es di Lembah Napu, Poso
Menilik fenomena hujan es di Lembah Napu, Poso

Menilik fenomena hujan es di Lembah Napu, Poso

LintasWarganet.com – 31 Maret 2026 | Sabtu sore, 28 Maret 2024, warga Lembah Napu, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, dikejutkan oleh hujan es yang turun secara tiba‑tiba. Butir‑butir es yang berukuran dari beberapa milimeter hingga satu sentimeter menimpa area pertanian, jalan setapak, dan beberapa rumah penduduk.

Para ahli meteorologi menjelaskan bahwa hujan es biasanya terbentuk ketika arus udara hangat naik cepat ke lapisan atmosfer yang sangat dingin, menyebabkan uap air mengembun menjadi kristal es. Faktor-faktor yang dapat memicu terjadinya hujan es di Lembah Napu antara lain:

  • Perbedaan suhu yang tajam antara permukaan daratan dan udara di ketinggian.
  • Keberadaan awan cumulonimbus yang berkembang cepat.
  • Adanya sistem front dingin yang bergerak melintasi wilayah Sulawesi Tengah.
  • Pengaruh topografi lembah yang memperkuat konveksi udara.

Pemerintah Kabupaten Poso melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) segera melakukan evakuasi warga yang berada di zona rawan serta menyalurkan bantuan makanan dan pakaian. Tim teknis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga dikerahkan untuk memantau kondisi atmosfer dan mengeluarkan peringatan cuaca ekstrem kepada masyarakat.

Fenomena hujan es ini bukan kali pertama terjadi di Sulawesi, namun tingkat keparahannya di Lembah Napu tergolong langka. Catatan BMKG menunjukkan bahwa kejadian serupa pernah tercatat pada tahun 2016 dan 2020, namun dengan intensitas yang lebih ringan.

Kedepannya, pihak berwenang menekankan pentingnya kesiapsiagaan warga melalui pelatihan mitigasi bencana dan peningkatan sistem peringatan dini. Masyarakat diimbau untuk selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG dan BPBD guna mengurangi risiko kerugian pada masa mendatang.