Mendag Busan Dorong Industri Manufaktur Taklukkan Pasar Ekspor di TEI 2026
Mendag Busan Dorong Industri Manufaktur Taklukkan Pasar Ekspor di TEI 2026

Mendag Busan Dorong Industri Manufaktur Taklukkan Pasar Ekspor di TEI 2026

LintasWarganet.com – 12 Juni 2026 | Dalam upaya memperluas jangkauan pasar global, Menteri Perdagangan Provinsi Busan, Kim Hyun‑soo, menekankan pentingnya partisipasi aktif perusahaan manufaktur Indonesia dalam Techno‑Expo International (TEI) 2026 yang akan digelar di Jakarta. Menurutnya, TEI 2026 menjadi platform strategis bagi produk‑produk unggulan Korea Selatan dan Indonesia untuk berkolaborasi, memperluas jaringan distribusi, serta meningkatkan volume transaksi lintas‑batas.

TEI 2026 diproyeksikan menarik lebih dari 500 perusahaan pameran dari 30 negara, dengan estimasi pengunjung mencapai satu juta orang, termasuk pembeli institusional, perwakilan pemerintah, dan investor. Acara ini akan menampilkan sektor‑sektor utama seperti otomotif, elektronik, mesin industri, serta bahan baku kimia.

Berikut beberapa poin penting yang disampaikan Mendag Busan:

  • Optimalisasi jaringan distribusi: Perusahaan diharapkan memanfaatkan jaringan logistik Busan yang terintegrasi untuk menyalurkan produk ke pasar Asia Tenggara.
  • Pengembangan standar kualitas: Standar produk harus disesuaikan dengan regulasi internasional, termasuk sertifikasi ISO dan CE, untuk meningkatkan kepercayaan pembeli.
  • Kolaborasi riset dan inovasi: Dukungan dana bersama antara pemerintah Busan dan lembaga riset Indonesia akan mempercepat pengembangan teknologi baru.
  • Strategi pemasaran digital: Memanfaatkan platform e‑commerce dan media sosial untuk menjangkau pembeli potensial selama dan setelah pameran.

Untuk memberikan gambaran lebih jelas, tabel di bawah ini merangkum target pasar utama, estimasi volume ekspor, dan jenis produk yang paling diminati pada TEI 2026.

Target Pasar Estimasi Volume Ekspor (juta USD) Produk Unggulan
Jepang 150 Komponen elektronik, kendaraan listrik
Singapura 90 Peralatan medis, mesin presisi
Australia 70 Material kimia, produk otomotif
ASEAN 200 Produk konsumen, bahan baku industri

Mendag Busan juga menegaskan bahwa pemerintah kota siap menyediakan paket insentif, termasuk subsidi transportasi, fasilitas gudang, dan layanan konsultasi hukum bagi perusahaan yang berpartisipasi. Diharapkan, sinergi ini dapat meningkatkan nilai ekspor gabungan antara Busan dan Indonesia hingga 10% dalam lima tahun ke depan.

Dengan fokus pada inovasi, kualitas, dan jaringan distribusi yang kuat, industri manufaktur di kedua negara diharapkan dapat mengubah TEI 2026 menjadi momentum penting dalam memperluas pangsa pasar global.