Mahasiswa PNJ Ditangkap Berciuman di Perpustakaan Kampus, Pelaku Ungkap Kronologi Kejadian
Mahasiswa PNJ Ditangkap Berciuman di Perpustakaan Kampus, Pelaku Ungkap Kronologi Kejadian

Mahasiswa PNJ Ditangkap Berciuman di Perpustakaan Kampus, Pelaku Ungkap Kronologi Kejadian

LintasWarganet.com – 03 Juni 2026 | Video yang beredar di media sosial menampilkan dua pria, salah satunya mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta (PNJ), sedang berciuman di area perpustakaan kampus. Rekaman tersebut memperlihatkan momen ketika keduanya saling berpelukan dan mencium, kemudian tampak adanya intervensi petugas keamanan kampus yang menghentikan keduanya.

Setelah video itu viral, pihak kampus segera melakukan penyelidikan. Mahasiswa yang bersangkutan, yang diidentifikasi sebagai mahasiswa jurusan Teknik Informatika, ditangkap oleh petugas keamanan dan dibawa ke kantor kepolisian setempat untuk diproses lebih lanjut.

Berikut kronologi singkat yang diungkapkan oleh pelaku dalam pernyataan kepada media:

  • Mahasiswa tersebut masuk ke perpustakaan pada sore hari untuk mengerjakan tugas.
  • Ia bertemu dengan temannya, yang juga merupakan mahasiswa, di ruang baca.
  • Keduanya memutuskan untuk berbicara pribadi di sudut ruangan yang sepi.
  • Interaksi beralih menjadi ciuman, yang kemudian terdeteksi oleh petugas keamanan yang sedang berpatroli.
  • Petugas menghentikan mereka, meminta keduanya keluar, dan melaporkan kejadian kepada pihak berwenang.
  • Mahasiswa tersebut kemudian dipanggil oleh pihak kampus dan kepolisian untuk memberikan keterangan.

Pihak kepolisian menyatakan bahwa tindakan berciuman di tempat umum tidak melanggar hukum selama tidak ada unsur pemaksaan atau pelecehan. Namun, kampus menganggap perilaku tersebut melanggar kode etik dan peraturan internal, sehingga mahasiswa tersebut dikenai sanksi administratif berupa peringatan keras dan pencabutan hak akses ke fasilitas kampus selama tiga bulan.

Reaksi publik terbagi. Sebagian mengkritik kampus karena dianggap berlebihan dalam menindak kasus yang bersifat pribadi, sementara yang lain menilai tindakan kampus sudah tepat untuk menegakkan norma moral di lingkungan akademik.

Kasus ini menambah daftar insiden serupa yang menjadi sorotan publik, mengingat meningkatnya penggunaan media sosial untuk merekam dan menyebarkan momen-momen pribadi. Pihak kampus berjanji akan memperketat pengawasan di area-area publik kampus dan mengedukasi mahasiswa mengenai etika berperilaku di lingkungan belajar.