Laznas BMH Salurkan Rp314 Miliar Zakat untuk Lebih dari 1,5 Juta Penerima

LintasWarganet.com – 23 April 2026 | Jakarta, 22 April 2026 – Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Baitul Maal Hidayatullah (BMH) mengumumkan bahwa selama periode pelaporan terakhir, total dana zakat, infak, dan sedekah yang berhasil disalurkan mencapai Rp314 miliar. Dana tersebut telah menjangkau 1.516.936 individu atau keluarga yang berada dalam kondisi membutuhkan di seluruh Indonesia.

Penyaluran dilakukan melalui beragam program yang difokuskan pada tiga pilar utama: pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi. Program-program tersebut meliputi beasiswa untuk siswa berprestasi, bantuan medis bagi pasien yang tidak mampu, serta modal usaha mikro bagi pengusaha kecil.

Rincian Penyaluran Berdasarkan Program

Program Jumlah Penerima Nilai Penyaluran (Rp)
Beasiswa Pendidikan 452.312 125.000.000.000
Bantuan Kesehatan 378.754 82.000.000.000
Modal Usaha Mikro 685.870 107.000.000.000

Dengan distribusi ini, Laznas BMH menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat jaringan amil zakat di seluruh provinsi, sekaligus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana sosial.

Ketua Pengurus Laznas BMH, Ustadz Abdul Rahman, menyatakan, “Setiap rupiah yang kami terima adalah amanah yang harus dikelola dengan sebaik‑baiknya. Angka 1,5 juta penerima manfaat menunjukkan bahwa program kami telah menjangkau lapisan masyarakat yang paling membutuhkan, terutama di daerah‑daerah terpencil.”

Selanjutnya, Laznas BMH berencana memperluas program digitalisasi data penerima untuk mempermudah verifikasi dan pelaporan. Inisiatif ini diharapkan dapat menurunkan tingkat kesalahan alokasi dana serta meningkatkan kecepatan penyaluran di masa mendatang.

Distribusi zakat sebesar Rp314 miliar ini juga memberikan dorongan signifikan bagi perekonomian lokal, terutama di sektor usaha mikro dan menengah yang sebagian besar bergantung pada modal awal. Dengan dukungan keuangan yang tepat, diharapkan jumlah usaha yang mampu bertahan dan berkembang akan meningkat, menciptakan lapangan kerja baru dan mengurangi tingkat kemiskinan di wilayah target.