Lapas Tangerang Produksi Bahan Konstruksi Tingkatkan Nilai Ekonomi
Lapas Tangerang Produksi Bahan Konstruksi Tingkatkan Nilai Ekonomi

Lapas Tangerang Produksi Bahan Konstruksi Tingkatkan Nilai Ekonomi

LintasWarganet.com – 27 Mei 2026 | Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang, Banten, telah mengembangkan program produksi bahan konstruksi yang memberikan kontribusi signifikan terhadap nilai ekonomi daerah. Program ini memanfaatkan tenaga kerja narapidana yang dilatih khusus untuk membuat berbagai produk seperti bata ringan, paving block, dan panel gypsum.

Setiap bulan, pabrik dalam Lapas menghasilkan sekitar 1.500.000 buah bata ringan dengan total nilai produksi mencapai sekitar Rp 3 miliar. Produk tersebut dipasarkan ke proyek‑proyek pembangunan di wilayah Jabodetabek, sehingga membantu mengurangi kebutuhan bahan impor dan menurunkan biaya konstruksi.

Selain menghasilkan pendapatan, inisiatif ini juga berperan dalam proses rehabilitasi narapidana. Inmate diberikan pelatihan teknik produksi, standar keselamatan kerja, dan manajemen kualitas. Hasilnya, lebih dari 70 % peserta program melaporkan peningkatan keterampilan kerja dan motivasi untuk kembali berintegrasi ke masyarakat setelah masa tahanan selesai.

  • Manfaat ekonomi: peningkatan pendapatan Lapas dan kontribusi pada pasar lokal.
  • Manfaat sosial: pelatihan keterampilan, pengurangan tingkat recidivism.
  • Manfaat lingkungan: penggunaan bahan baku lokal dan pengurangan limbah.

Pemerintah Provinsi Banten mendukung program ini dengan menyediakan modal awal serta sertifikasi kualitas produk. Rencana ke depan, Lapas Tangerang menargetkan peningkatan kapasitas produksi sebesar 30 % dalam dua tahun ke depan dan menambah variasi produk, termasuk bahan isolasi dan panel dinding ringan.

Keberhasilan program ini menjadi contoh bagi institusi pemasyarakatan lain di Indonesia untuk mengintegrasikan kegiatan produktif dalam rangka memperkuat ekonomi dan mempercepat reintegrasi sosial narapidana.