Kriminal Kemarin: Dari Kasus Kacab Bank Hingga Kecelakaan Fatal Sopir Bajaj di Jakarta
Kriminal Kemarin: Dari Kasus Kacab Bank Hingga Kecelakaan Fatal Sopir Bajaj di Jakarta

Kriminal Kemarin: Dari Kasus Kacab Bank Hingga Kecelakaan Fatal Sopir Bajaj di Jakarta

LintasWarganet.com – 19 Mei 2026 | Pada Senin, 18 Mei 2024, sejumlah peristiwa kriminal dan kecelakaan menimpa wilayah Jakarta, menambah catatan keamanan kota. Kejadian tersebut meliputi kasus perampokan terhadap kepala cabang bank, aksi kekerasan di pasar tradisional, serta kecelakaan yang menewaskan seorang sopir bajaj.

  • Kasus Kacab Bank: Seorang kepala cabang bank (kacab) dilaporkan menjadi korban perampokan bersenjata di kawasan Sudirman. Pelaku menembakkan pistol ke arah korban, namun tidak ada korban jiwa. Kasus ini masih dalam penyelidikan polisi dan penyidik berusaha melacak jejak senjata serta kendaraan yang digunakan pelaku.
  • Penyerangan di Pasar Tradisional: Di Pasar Tanah Abang, sekelompok orang melakukan penyerangan terhadap pedagang yang menolak membayar uang perlindungan. Beberapa pedagang mengalami luka ringan, dan polisi berhasil menangkap dua pelaku setelah mengejar mereka selama satu jam.
  • Kecelakaan Fatal Sopir Bajaj: Seorang sopir bajaj berusia 38 tahun tewas setelah ditabrak kendaraan bermotor roda empat di Jalan Kebon Jeruk. Korban dilaporkan terlempar beberapa meter dan dinyatakan meninggal di tempat oleh tim medis. Pengemudi penabrak masih dalam proses pemeriksaan untuk memastikan faktor kelalaian atau pengaruh alkohol.
Waktu Lokasi Jenis Kejadian Korban
08:15 WIB Jalan Sudirman Perampokan Kacab Bank 1 korban luka
11:30 WIB Pasar Tanah Abang Penyerangan pedagang 3 korban luka ringan
14:45 WIB Jalan Kebon Jeruk Kecelakaan lalu lintas 1 korban meninggal

Polisi DKI Jakarta menyatakan bahwa semua kasus akan diproses secara menyeluruh. Tim investigasi telah meningkatkan patroli di area rawan dan meminta masyarakat melaporkan hal-hal mencurigakan. Upaya ini diharapkan dapat menurunkan tingkat kejahatan dan meningkatkan rasa aman warga Jakarta.