Komika Praz Teguh Jalani Pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Ungkap Penipuan Hanania Travel terhadap Dana Umrah
Komika Praz Teguh Jalani Pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Ungkap Penipuan Hanania Travel terhadap Dana Umrah

Komika Praz Teguh Jalani Pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Ungkap Penipuan Hanania Travel terhadap Dana Umrah

LintasWarganet.com – 11 Juni 2026 | Komika Praz Teguh, yang populer di kancah hiburan Indonesia, baru-baru ini menjadi saksi mata dalam proses pemeriksaan di Polda Metro Jaya. Pemeriksaan tersebut dipicu oleh laporan mengenai dugaan penipuan dan penggelapan dana jamaah umrah oleh agen travel Hanania Travel.

Setelah menerima informasi tersebut, pihak kepolisian menindaklanjuti dengan menggelar pemeriksaan terhadap Praz Teguh, yang diketahui memiliki hubungan profesional dengan beberapa korban. Selama proses pemeriksaan, Praz Teguh menyampaikan temuan-temuan berikut:

  • Hanania Travel mengumpulkan uang dari jamaah melalui transfer bank dan pembayaran tunai, namun sebagian besar dana tidak dialokasikan untuk paket umrah yang dijanjikan.
  • Beberapa jamaah melaporkan bahwa tiket pesawat tidak pernah dipesan, dan akomodasi serta visa tidak pernah diproses.
  • Pelaku menggunakan dokumen palsu dan nomor rekening fiktif untuk menutupi jejak keuangan.
  • Korban yang berhasil menghubungi agen setelah menunggu lama hanya menerima penjelasan yang tidak konsisten, menimbulkan kecurigaan akan adanya praktik penipuan berkelanjutan.

Pihak kepolisian Metro Jaya kini telah menambah penyelidikan dengan melakukan penyitaan dokumen keuangan Hanania Travel serta menginterogasi sejumlah saksi. Investigasi diharapkan dapat mengungkap jaringan lebih luas yang terlibat dalam penggelapan dana jamaah umrah.

Praz Teguh mengungkapkan rasa kaget dan keprihatinannya atas tindakan ini, mengingat besarnya harapan jamaah yang menabung selama bertahun-tahun untuk menunaikan ibadah umrah. Ia juga menekankan pentingnya edukasi publik mengenai cara memilih travel yang resmi dan terdaftar di Kementerian Agama.

Pihak kepolisian menghimbau masyarakat yang menjadi korban atau memiliki informasi terkait kasus ini untuk segera melapor melalui kanal resmi, guna mempercepat proses hukum dan pemulihan dana yang hilang.