Kodaeral II Perkenalkan Persenjataan kepada Warga dalam Acara "Pulang Basamo"
Kodaeral II Perkenalkan Persenjataan kepada Warga dalam Acara "Pulang Basamo"

Kodaeral II Perkenalkan Persenjataan kepada Warga dalam Acara “Pulang Basamo”

LintasWarganet.com – 05 April 2026 | Komando Daerah TNI Angkatan Laut II (Kodaeral II) menggelar kegiatan tahunan “Pulang Basamo” yang dihadiri ribuan warga di pelabuhan utama wilayahnya. Acara ini bertujuan mempererat hubungan antara militer dan masyarakat sipil serta memberi kesempatan kepada warga untuk melihat langsung peralatan pertahanan yang selama ini hanya terlihat dalam latihan atau operasi.

Selama acara, petugas Kodaeral II menampilkan beragam jenis persenjataan dan peralatan maritim, antara lain:

  • Senapan serbu tipe SS2 dan FN FNC
  • Senapan mesin ringan (SMG) MP5
  • Ranjau darat tipe RHA
  • Helikopter patroli tipe AS565 Panther
  • Kapal patroli kelas KCR-60M

Setiap item diposisikan di zona khusus yang dilengkapi dengan penjelasan teknis singkat serta demonstrasi fungsi dasar. Warga yang hadir dapat mendekat, bertanya, dan memperoleh materi edukasi mengenai penggunaan serta peran masing‑masing peralatan dalam menjaga kedaulatan wilayah laut Indonesia.

Komandan Kodaeral II, Laksman., menyampaikan bahwa keterbukaan ini merupakan bagian dari strategi “militer‑sosial” yang menekankan transparansi dan kolaborasi dengan masyarakat. “Kami ingin warga memahami peran TNI AL tidak hanya dalam operasi, tetapi juga dalam mendukung keamanan sehari‑hari, terutama di daerah pesisir yang rawan penyelundupan dan pelanggaran wilayah,” ujarnya.

Respon warga terlihat positif; banyak yang mengungkapkan rasa bangga dapat melihat langsung kemampuan pertahanan negara. Beberapa warga mengajukan pertanyaan tentang prosedur penanganan bahaya ranjau dan prosedur evakuasi saat terjadi insiden di laut.

Acara “Pulang Basamo” juga diisi dengan pertunjukan militer berupa formasi barisan, demo taktik dasar, serta sesi foto bersama. Seluruh rangkaian kegiatan selesai dengan penyerahan simbolis berupa bendera daerah kepada perwakilan warga sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi aktif dalam menjaga keamanan lingkungan.