Kisah Pilu Yatim Piatu Korban Umrah Hanania Group: Tabung 1,5 Tahun Demi Doakan Orang Tua Malah Ditipu
Kisah Pilu Yatim Piatu Korban Umrah Hanania Group: Tabung 1,5 Tahun Demi Doakan Orang Tua Malah Ditipu

Kisah Pilu Yatim Piatu Korban Umrah Hanania Group: Tabung 1,5 Tahun Demi Doakan Orang Tua Malah Ditipu

LintasWarganet.com – 01 Juni 2026 | Sejumlah anak yatim piatu yang menjadi korban penipuan paket umrah oleh Hanania Group menghabiskan waktu 1,5 tahun bekerja keras untuk mengumpulkan dana guna mendoakan orang tua mereka yang telah tiada.

Setelah mengetahui adanya tawaran umrah yang menjanjikan, para anak tersebut menabung melalui pekerjaan sederhana, seperti jualan makanan ringan dan membantu usaha tetangga. Upaya mereka terhenti ketika ternyata paket umrah yang dijanjikan tidak pernah terwujud, melainkan hanya modus penipuan yang merugikan ribuan orang.

Dengan rasa kecewa dan duka, para korban kini menuntut kejelasan dari pihak Hanania Group serta pengembalian dana yang telah mereka kumpulkan. Mereka berharap agar uang yang telah ditabung dapat dialokasikan kembali untuk kepentingan pendidikan dan kebutuhan sehari-hari, serta agar doa-doa mereka tetap dapat tercapai.

Berikut rangkaian peristiwa yang terjadi:

  1. Awal 2022: Penawaran paket umrah oleh Hanania Group menyebar melalui media sosial.
  2. 2022‑2023: Anak-anak yatim mulai menabung secara kolektif, mengumpulkan sekitar Rp 10 juta.
  3. Pertengahan 2023: Paket umrah tidak pernah dilaksanakan; korban menyadari penipuan.
  4. 2024: Para korban mengajukan permohonan klarifikasi dan pengembalian dana kepada pihak penyelenggara.

Kasus ini menimbulkan keprihatinan luas, mengingat banyaknya masyarakat yang rentan terhadap tawaran serupa. Pemerintah dan lembaga perlindungan konsumen diharapkan dapat memperketat regulasi serta menindak tegas pihak yang melakukan penipuan demi melindungi kepentingan publik.