Ketua LPA Mataram: Tersangka Kekerasan Seksual Santri di NTB Terungkap Punya Medsos Gay
Ketua LPA Mataram: Tersangka Kekerasan Seksual Santri di NTB Terungkap Punya Medsos Gay

Ketua LPA Mataram: Tersangka Kekerasan Seksual Santri di NTB Terungkap Punya Medsos Gay

LintasWarganet.com – 19 Mei 2026 | Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Mataram menyatakan keprihatinan mendalam atas dugaan kasus kekerasan seksual yang melibatkan empat santri dari sebuah pondok pesantren di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Ketua LPA Mataram menekankan bahwa perlindungan anak tidak boleh diabaikan, terutama di institusi pendidikan agama. “Kami menuntut agar penyelidikan berjalan transparan dan cepat, serta memastikan bahwa pelaku dapat diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya dalam konferensi pers pada hari Senin.

Pihak kepolisian telah mengamankan bukti digital, termasuk riwayat percakapan dan foto profil akun yang bersangkutan. Selanjutnya, tim forensik digital akan melakukan analisis mendalam untuk mengidentifikasi jaringan komunikasi yang mungkin terlibat.

Kasus ini menambah daftar insiden serupa yang menyoroti pentingnya edukasi digital bagi santri serta pengawasan ketat terhadap aktivitas daring di lingkungan pesantren. LPA Mataram mengusulkan beberapa langkah preventif, antara lain:

  • Penerapan program literasi digital yang menekankan bahaya penyalahgunaan media sosial.
  • Peningkatan pengawasan guru dan pengasuh terhadap interaksi online santri.
  • Penyediaan layanan konseling psikologis bagi korban dan saksi.

Jika terbukti, tersangka dapat dikenai pasal tentang kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur serta pelanggaran terkait penyebaran konten pornografi. Pemerintah daerah NTB telah berjanji akan memperkuat regulasi serta menambah sumber daya bagi aparat penegak hukum.

Warga setempat mengharapkan keadilan segera ditegakkan dan menegaskan pentingnya menumbuhkan lingkungan belajar yang aman dan bebas dari segala bentuk eksploitasi.