Kepala BNPB Tinjau Gereja di Minahasa Usai Gempa Magnitudo 7,6
Kepala BNPB Tinjau Gereja di Minahasa Usai Gempa Magnitudo 7,6

Kepala BNPB Tinjau Gereja di Minahasa Usai Gempa Magnitudo 7,6

LintasWarganet.com – 04 April 2026 | Manado – Pada Jumat, 3 April 2026, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letnan Jenderal Suharyanto, melakukan kunjungan ke Gereja Paroki Bunda Hati Kudus Yesus yang terletak di Desa Rumengkor, Kabupaten Minahasa, setelah gereja tersebut mengalami kerusakan akibat gempa bumi berkekuatan magnitude 7,6 yang melanda wilayah Sulawesi Utara pada hari sebelumnya.

Gempa yang terjadi pada pukul 02.45 WIB menimbulkan kerusakan struktural pada bangunan gereja, termasuk retakan pada dinding, atap yang roboh sebagian, dan kerusakan pada jendela kaca patri. Tidak ada laporan korban jiwa di dalam gereja, namun sejumlah jemaat mengalami luka ringan akibat puing yang jatuh.

Selama kunjungan, Letjen Suharyanto bersama tim teknis BNPB melakukan survei visual, mengidentifikasi titik-titik kritis, dan menilai kebutuhan bantuan darurat. Ia menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Utara, dan pihak gereja untuk mempercepat proses pemulihan.

  • Tim BNPB akan mengirimkan tenaga ahli struktur dalam 24 jam ke depan.
  • Penyaluran bantuan makanan, air bersih, dan perlengkapan medis akan dimulai segera melalui posko sementara yang telah didirikan di sekitar gereja.
  • Proses rehabilitasi bangunan gereja diperkirakan memakan waktu tiga hingga enam bulan, tergantung hasil evaluasi teknis.

Gereja Paroki Bunda Hati Kudus Yesus merupakan salah satu tempat ibadah utama bagi komunitas Katolik di Minahasa, sehingga kerusakan ini menimbulkan keprihatinan luas di kalangan warga. Pemuka agama setempat menyambut baik kehadiran BNPB dan berharap proses pemulihan dapat berjalan lancar.

Letjen Suharyanto menutup kunjungan dengan menyatakan bahwa BNPB siap memberikan dukungan penuh, baik dalam hal logistik maupun pendampingan teknis, untuk memastikan keselamatan dan kesejahteraan masyarakat terdampak.