Kementan: Cetak Sawah di Kalimantan 2026 Terealisasi 100 Persen
Kementan: Cetak Sawah di Kalimantan 2026 Terealisasi 100 Persen

Kementan: Cetak Sawah di Kalimantan 2026 Terealisasi 100 Persen

LintasWarganet.com – 07 Juni 2026 | Kementerian Pertanian menegaskan bahwa program cetak sawah di wilayah Kalimantan yang dijadwalkan selesai pada tahun 2026 telah berhasil dicapai sepenuhnya, mencakup seluas 16.450 hektar lahan pertanian baru.

Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan produktivitas pertanian, mengurangi ketergantungan pada impor, serta memperkuat ketahanan pangan nasional. Direktur Jenderal Lahan dan Sumber Daya Air menyampaikan bahwa proses penetapan lokasi, persiapan lahan, hingga penanaman telah dilakukan secara terkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait.

Berikut rangkuman utama pencapaian program:

  • Luas lahan yang berhasil dibuka: 16.450 hektar.
  • Target awal: 16.500 hektar, sehingga realisasi hampir mencapai target penuh.
  • Jumlah petani yang terlibat: diperkirakan lebih dari 12.000 keluarga petani.
  • Jenis tanaman utama yang ditanam: padi, jagung, dan kedelai.

Keberhasilan ini diharapkan dapat menambah produksi pangan secara signifikan, terutama beras, yang menjadi komoditas utama di Indonesia. Selain itu, program cetak sawah juga diharapkan dapat membuka lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan petani, dan memperbaiki infrastruktur pertanian di daerah terpencil.

Namun, Kementan juga mengingatkan bahwa pemeliharaan lahan, penyediaan air irigasi yang memadai, serta pengendalian hama dan penyakit menjadi tantangan yang harus terus diatasi. Oleh karena itu, kementerian berkomitmen untuk memperkuat dukungan teknis, penyuluhan, serta akses permodalan bagi petani.

Dengan realisasi 100 persen ini, Kementan menargetkan bahwa pada tahun 2027 produksi pertanian di Kalimantan akan mengalami peningkatan sekitar 8-10 persen dibandingkan tahun sebelumnya, mendukung agenda ketahanan pangan jangka panjang.