KemenHAM pantau pengobatan korban penyiraman di RSCM
KemenHAM pantau pengobatan korban penyiraman di RSCM

KemenHAM pantau pengobatan korban penyiraman di RSCM

LintasWarganet.com – 29 Maret 2026 | Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM) mengirim tim khusus untuk memantau secara langsung proses pengobatan para aktivis yang menjadi korban penyiraman air keras di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Tim tersebut tiba di rumah sakit pada hari Senin sore dan melakukan koordinasi dengan pihak medis serta keluarga korban.

Insiden penyiraman terjadi pada Rabu pagi di kantor Komisi untuk Orang Hilang (KontraS) setelah pihak kepolisian melakukan tindakan pengamanan yang berujung pada penggunaan air keras. Beberapa aktivis mengalami luka ringan hingga sedang, termasuk iritasi mata, kulit, dan luka memar.

KemenHAM menegaskan pentingnya penanganan medis yang cepat dan transparan. “Kami akan memastikan bahwa semua korban mendapatkan perawatan sesuai standar medis serta mendapatkan informasi lengkap mengenai kondisi mereka,” ujar pejabat KemenHAM dalam konferensi pers singkat.

Berikut langkah-langkah yang akan diambil KemenHAM dalam rangka pengawasan pengobatan korban:

  • Melakukan kunjungan rutin ke RSCM untuk memeriksa perkembangan kesehatan korban.
  • Berkoordinasi dengan tim medis rumah sakit untuk memastikan prosedur perawatan sesuai protokol.
  • Menyediakan pendampingan psikologis bagi korban dan keluarga.
  • Mengumpulkan data medis yang lengkap sebagai dasar evaluasi dan laporan akhir.
  • Menyampaikan rekomendasi kepada aparat penegak hukum terkait prosedur penanganan demonstrasi di masa mendatang.

Selain pemantauan medis, KemenHAM juga menuntut transparansi dari kepolisian mengenai prosedur penggunaan air keras serta meminta pertanggungjawaban atas tindakan yang dianggap melanggar hak asasi manusia. KemenHAM berharap agar insiden serupa tidak terulang dan menegaskan komitmen pemerintah dalam melindungi kebebasan berpendapat serta hak atas kesehatan.