Kemendag Permudah Pelaku Ekspor di Daerah dengan Membuka Tujuh Kantor Baru Penerbitan SKA
Kemendag Permudah Pelaku Ekspor di Daerah dengan Membuka Tujuh Kantor Baru Penerbitan SKA

Kemendag Permudah Pelaku Ekspor di Daerah dengan Membuka Tujuh Kantor Baru Penerbitan SKA

LintasWarganet.com – 26 Juni 2026 | Kementerian Perdagangan (Kemendag) resmi meresmikan tujuh kantor baru Penerbitan Surat Keterangan Asal (SKA) sebagai upaya memperkuat dukungan bagi pelaku ekspor di seluruh wilayah Indonesia. Pembukaan kantor ini diharapkan dapat mempercepat proses penerbitan SKA, meningkatkan efisiensi layanan, serta menurunkan biaya operasional bagi perusahaan yang mengekspor produk.

SKA merupakan dokumen penting yang membuktikan asal barang dan menjadi syarat utama dalam proses bea cukai di pasar internasional. Dengan memperluas jaringan kantor SKA, Kemendag menargetkan peningkatan daya saing produk Indonesia di pasar global, khususnya bagi usaha kecil dan menengah (UKM) yang sering menghadapi hambatan administratif.

Berikut adalah daftar lokasi kantor baru yang dibuka:

  • Jakarta Pusat
  • Surabaya, Jawa Timur
  • Medan, Sumatera Utara
  • Bandung, Jawa Barat
  • Semarang, Jawa Tengah
  • Makassar, Sulawesi Selatan
  • Palembang, Sumatera Selatan

Setiap kantor dilengkapi dengan fasilitas digital e‑SKA yang memungkinkan pelaku usaha mengajukan permohonan secara online, melacak status permohonan, dan menerima dokumen dalam format elektronik. Sistem ini diharapkan dapat memotong waktu proses dari beberapa hari menjadi hitungan jam.

Manfaat utama bagi eksportir antara lain:

  1. Pengurangan waktu dan biaya administrasi.
  2. Akses layanan yang lebih dekat dengan lokasi produksi.
  3. Transparansi proses penerbitan melalui portal e‑SKA.
  4. Peningkatan kemampuan bersaing di pasar internasional.

Kemendag menegaskan komitmen berkelanjutan untuk memperkuat ekosistem ekspor, termasuk pelatihan teknis bagi pelaku usaha dan kerja sama dengan lembaga keuangan untuk pembiayaan ekspor. Dengan langkah ini, diharapkan volume ekspor Indonesia akan terus meningkat, sekaligus memperluas pangsa pasar produk lokal di luar negeri.