Kamis, BMKG prakirakan pembentukan konvergensi angin picu hujan lebat
Kamis, BMKG prakirakan pembentukan konvergensi angin picu hujan lebat

Kamis, BMKG prakirakan pembentukan konvergensi angin picu hujan lebat

LintasWarganet.com – 11 Juni 2026 | Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan bahwa pada hari Kamis, 13 Juni 2026, akan terbentuk zona konvergensi angin di beberapa wilayah Indonesia, yang diperkirakan akan memicu hujan lebat.

Konvergensi angin terjadi ketika aliran udara dari dua arah yang berbeda bertemu dan diperlambat kecepatannya, menyebabkan udara naik dan mengembun menjadi awan cumulonimbus yang dapat menghasilkan curah hujan tinggi dalam waktu singkat.

BMKG menargetkan tiga provinsi utama yang akan terdampak, yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DKI Jakarta. Pada daerah-daerah tersebut, curah hujan diperkirakan mencapai 70‑120 milimeter per jam, terutama pada rentang waktu pukul 09.00 hingga 18.00 WIB.

Provinsi Perkiraan Curah Hujan (mm/jam) Waktu Puncak
Jawa Barat 80‑110 12.00‑15.00
Jawa Tengah 70‑100 13.00‑16.00
DKI Jakarta 90‑120 14.00‑17.00

Akibat hujan deras, potensi banjir bandang, genangan air di wilayah perkotaan, serta tanah longsor di daerah rawan dapat meningkat. Lalu lintas jalan raya dan transportasi publik diperkirakan akan mengalami gangguan.

BMKG menekankan pentingnya persiapan menghadapi kondisi ini. Berikut beberapa langkah yang disarankan:

  • Menyimpan persediaan air bersih dan makanan ringan untuk keadaan darurat.
  • Mengamankan barang-barang yang mudah terbawa aliran air di halaman rumah.
  • Menghindari aktivitas di luar rumah pada jam puncak hujan, terutama di daerah rendah.
  • Memantau informasi cuaca terkini melalui aplikasi resmi BMKG atau media massa.
  • Jika terjadi banjir, segera bergerak ke tempat yang lebih tinggi dan hindari berjalan di aliran air.

Pihak berwenang setempat telah menyiapkan tim tanggap darurat dan menyiapkan posko pengungsian di beberapa titik strategis. Masyarakat diimbau untuk mematuhi arahan resmi dan melaporkan kejadian darurat melalui nomor layanan darurat 112.