Jenazah Kopral Dua Anumerta Farizal Dimakamkan di TMP Giripeni, Kulon Progo
Jenazah Kopral Dua Anumerta Farizal Dimakamkan di TMP Giripeni, Kulon Progo

Jenazah Kopral Dua Anumerta Farizal Dimakamkan di TMP Giripeni, Kulon Progo

LintasWarganet.com – 05 April 2026 | Jenazah Kopral Dua Anumerta Farizal Rhomadhon, prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon, dimakamkan pada Senin (5/4/2024) di TMP Giripeni, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta. Upacara pemakaman berlangsung secara militer dengan tata cara lengkap sesuai prosedur TNI.

Farizal, yang berusia 28 tahun, tewas pada 5 Agustus 2023 setelah terjadi serangan terhadap pos penjagaan pasukan perdamaian di wilayah Bekaa, Lebanon. Ia merupakan anggota Pasukan Garuda Contingent (Kopasgat) yang ditugaskan dalam misi pemeliharaan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Acara dimulai pukul 09.00 WIB dengan pengibaran bendera merah putih setengah tiang di kawasan pemakaman. Sebelum jenazah dibawa ke makam, dilakukan prosesi militer meliputi pengangkatan jenazah, penghormatan terakhir, serta doa bersama yang dipimpin oleh Chaplain TNI.

Berikut daftar pejabat dan tokoh yang hadir dalam upacara pemakaman:

  • Jenderal TNI (Purn) Andi Widjajanto – Mantan Kepala Staf Angkatan Darat
  • Kolonel TNI (Purn) Siti Nurhaliza – Kepala Biro Humas TNI AD
  • Kepala Desa Giripeni – Bapak Hadi Prasetyo
  • Perwakilan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo – Sekretaris Daerah, Irwan Santoso
  • Keluarga Farizal – Ibu Rina dan dua anaknya

Setelah prosesi, jenazah diletakkan di dalam kuburan yang telah disiapkan khusus di area Taman Makam Pahlawan (TMP) Giripeni. Seluruh peserta menyaksikan pemakaman dengan penuh hormat, sementara pemimpin upacara membacakan doa penutup.

Dalam sambutannya, Jenderal Andi Widjajanto menyampaikan rasa duka yang mendalam serta mengapresiasi pengorbanan Farizal sebagai pahlawan yang gugur demi perdamaian dunia. Ia juga menegaskan komitmen TNI untuk terus melindungi para prajurit yang bertugas di luar negeri.

Upacara berakhir pada pukul 10.30 WIB, dan jenazah telah ditabur tanah di TMP Giripeni, menandai selesainya rangkaian ritual pemakaman militer. Masyarakat setempat memberikan bunga sebagai tanda penghormatan, sementara media lokal melaporkan bahwa keluarga almarhum menerima dukungan moral dari berbagai kalangan.