Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon Dijadwalkan Tiba di Indonesia Sabtu Sore
Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon Dijadwalkan Tiba di Indonesia Sabtu Sore

Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon Dijadwalkan Tiba di Indonesia Sabtu Sore

LintasWarganet.com – 03 April 2026 | Pemerintah Indonesia mengumumkan bahwa jenazah tiga anggota TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon akan tiba di tanah air pada sore hari Sabtu, 6 April 2024. Kedatangan mereka akan diproses melalui Bandara Internasional Soekarno‑Hatta dengan koordinasi ketat antara Kementerian Pertahanan, TNI, dan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Beirut.

Ketiga prajurit, yaitu Sersan Mayor Andi Saputra (Infanteri), Sersan Yuniarto (Kavaleri) dan Sersan Koperasi (Artileri), tewas dalam aksi tembakan sporadis yang terjadi pada tanggal 30 Maret 2024 di zona operasi UNIFIL (United Nations Interim Force Lebanon). Insiden tersebut menimbulkan keprihatinan luas di kalangan diplomatik dan militer internasional.

Berikut rangkaian proses pemulangan yang telah disiapkan:

  • Pengurusan dokumen resmi dan sertifikat kematian oleh otoritas Lebanon dan PBB.
  • Pengawetan jenazah dengan standar internasional serta penempatan dalam kontainer khusus.
  • Pengawalan oleh tim medis militer selama penerbangan.
  • Penerimaan di Bandara Soekarno‑Hatta oleh delegasi resmi, termasuk perwakilan Kementerian Pertahanan, Panglima TNI, serta keluarga terdekat.
  • Upacara penghormatan terakhir di Taman Makam Pahlawan sebelum proses pemakaman.

Menanggapi kejadian tersebut, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyatakan bahwa pemerintah akan memastikan proses pemulangan berjalan lancar dan memberikan dukungan penuh kepada keluarga korban. Ia juga menegaskan komitmen Indonesia untuk terus berpartisipasi dalam misi perdamaian PBB, meskipun risiko operasional tetap ada.

Kepala Staf TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto, menambahkan bahwa penarikan jenazah akan menjadi momen refleksi bagi seluruh anggota TNI untuk menghormati pengorbanan rekan-rekannya serta memperkuat tekad dalam melaksanakan tugas menjaga perdamaian internasional.

Keluarga korban diharapkan dapat menjemput jenazah pada sore hari Sabtu di Bandara Soekarno‑Hatta, setelah prosedur administrasi selesai. Pemerintah berjanji menyediakan layanan konseling bagi mereka yang membutuhkan bantuan psikologis.