Jembatan Harapan Pete-pete Laut Sambungkan 13 Pulau di Kecamatan Sangkarrang
Jembatan Harapan Pete-pete Laut Sambungkan 13 Pulau di Kecamatan Sangkarrang

Jembatan Harapan Pete-pete Laut Sambungkan 13 Pulau di Kecamatan Sangkarrang

LintasWarganet.com – 13 Juni 2026 | Di tengah deburan ombak Selat Makassar, Pemerintah Daerah Sulawesi Selatan mengumumkan rencana pembangunan jembatan bernama Pete-pete Laut yang akan menghubungkan 13 pulau kecil di Kecamatan Sangkarrang. Proyek ini diharapkan menjadi “jembatan harapan” bagi ribuan warga yang selama ini mengandalkan kapal tradisional untuk berpindah antar pulau.

Jembatan Pete-pete Laut direncanakan memiliki panjang sekitar 2,5 kilometer dengan desain rangka baja tahan karat yang dapat menahan korosi akibat air laut. Konstruksi akan meliputi tiga segmen utama, masing‑masing menghubungkan kelompok pulau yang paling padat penduduknya.

Berikut daftar pulau yang akan terhubung melalui jembatan ini:

  • Pulau Sangkarrang Besar
  • Pulau Sangkarrang Kecil
  • Pulau Bulu
  • Pulau Manta
  • Pulau Tunda
  • Pulau Karya
  • Pulau Lontar
  • Pulau Damar
  • Pulau Pucuk
  • Pulau Jaya
  • Pulau Harapan
  • Pulau Bintang
  • Pulau Kencana

Anggaran yang dialokasikan untuk proyek ini mencapai Rp 1,2 triliun, dengan sumber dana berasal dari APBD, bantuan pemerintah pusat, dan partisipasi swasta melalui skema PPP (Public‑Private Partnership). Rincian anggaran dapat dilihat pada tabel berikut:

Komponen Anggaran (Rp)
Desain dan studi kelayakan 150 miliar
Konstruksi rangka utama 600 miliar
Pengadaan material anti‑korosi 200 miliar
Infrastruktur pendukung (jalan akses, drainase) 150 miliar
Cadangan kontinjensi 100 miliar

Warga setempat menyambut baik inisiatif tersebut. Beberapa tokoh adat menyatakan bahwa jembatan ini tidak hanya akan meningkatkan kesejahteraan ekonomi, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan antar pulau. Namun, mereka juga menekankan pentingnya memperhatikan dampak lingkungan, terutama pada terumbu karang yang berada di sekitar jalur konstruksi.

Pemerintah berjanji akan melaksanakan studi dampak lingkungan (AMDAL) secara menyeluruh dan melibatkan lembaga konservasi setempat. Jika semua tahapan berjalan lancar, perkiraan penyelesaian jembatan Pete-pete Laut adalah akhir tahun 2028.