Jamaah diimbau proaktif kendalikan komorbid dan hindari kelelahan

LintasWarganet.com – 11 Mei 2026 | Pihak Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengeluarkan himbauan penting bagi jamaah haji asal Indonesia untuk lebih proaktif dalam mengelola kondisi kesehatan yang dapat memperparah risiko selama pelaksanaan ibadah haji.

Seiring dengan meningkatnya jumlah kasus penyakit tidak menular di kalangan jamaah, seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung, PPIH menekankan pentingnya kontrol ketat terhadap faktor‑faktor komorbid sebelum dan selama berada di Tanah Suci. Pengendalian komorbid dianggap kunci untuk mengurangi potensi komplikasi yang dapat mengganggu pelaksanaan ibadah serta meningkatkan beban layanan kesehatan di Mekah dan Madinah.

Selain itu, jamaah juga diingatkan untuk menghindari kelelahan berlebih yang dapat memicu masalah kesehatan, terutama pada masa‑masa intensif seperti thawaf, sai, dan perjalanan antar‑tempat ibadah.

  • Melakukan pemeriksaan medis lengkap paling sedikit tiga bulan sebelum keberangkatan.
  • Mengikuti program pengendalian gula darah, tekanan darah, dan kolesterol secara rutin.
  • Menjaga pola makan seimbang, menghindari makanan berlemak tinggi dan terlalu banyak gula.
  • Mengonsumsi obat sesuai resep dokter dan membawa cukup persediaan obat selama perjalanan.
  • Istirahat cukup, hindari aktivitas fisik berat menjelang hari‑hari utama ibadah.
  • Minum cukup air putih, terutama saat cuaca panas atau setelah melakukan thawaf.

PPIH juga menyarankan jamaah yang memiliki riwayat penyakit kronis untuk berkonsultasi dengan tim medis di kedutaan atau pusat kesehatan haji sebelum berangkat. Jika diperlukan, penyesuaian jadwal atau bantuan khusus dapat diatur agar jamaah tetap dapat melaksanakan ibadah dengan aman.

Dengan mengimplementasikan langkah‑langkah preventif tersebut, diharapkan jumlah kasus darurat medis dapat diminimalisir, sehingga ibadah haji dapat dilaksanakan secara lancar dan khusyuk.