Jalur Selatan Garut Kembali Normal Pasca Longsor
Jalur Selatan Garut Kembali Normal Pasca Longsor

Jalur Selatan Garut Kembali Normal Pasca Longsor

LintasWarganet.com – 27 April 2026 | Jalur selatan di wilayah Bungbulang, Kabupaten Garut, Jawa Barat, telah kembali dapat dilalui kendaraan bermotor setelah sempat ditutup akibat longsor yang terjadi pada akhir pekan lalu. Penutupan jalan tersebut sempat menghambat arus transportasi dan mengganggu aktivitas warga setempat.

Longsor yang menimpa jalur ini dipicu oleh curah hujan intensif selama beberapa hari berturut‑turut, sehingga tanah di lereng jalan menjadi tidak stabil dan menimbulkan penumpukan material longsor di bagian tengah jalan. Tim SAR dan Satpol PP setempat langsung melakukan evakuasi serta mengamankan area sekitar untuk mencegah kecelakaan lebih lanjut.

Setelah dilakukan pembersihan dan perbaikan struktural oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Garut, jalan dinyatakan aman dan dibuka kembali pada hari Senin, 22 April 2026. Pekerjaan pembersihan meliputi penggalian material longsor, penambalan retakan, serta pemasangan rambu peringatan kecepatan.

Gubernur Jawa Barat, melalui juru bicaranya, menyatakan bahwa pemerintah daerah akan terus memantau kondisi jalur tersebut dan memperkuat upaya mitigasi bencana tanah longsor di wilayah yang rawan. “Keselamatan pengguna jalan adalah prioritas utama. Kami akan meningkatkan sistem peringatan dini dan melakukan perbaikan infrastruktur secara berkelanjutan,” ujar juru bicara tersebut.

Warga sekitar menyambut baik dibukanya kembali jalur selatan, mengingat akses ini merupakan jalan utama bagi petani dan pedagang untuk mengangkut hasil pertanian ke pasar. Mereka berharap pemerintah tetap menjaga kondisi jalan agar tidak terulang kembali.

Berikut rangkuman langkah‑langkah utama yang diambil selama penanganan longsor:

  • Pemantauan curah hujan intensif oleh BMKG.
  • Evakuasi dan penutupan jalan darurat oleh Satpol PP.
  • Pembersihan material longsor oleh Dinas PU.
  • Perbaikan struktural dan pemasangan rambu keselamatan.
  • Pengawasan lanjutan selama tiga bulan ke depan.

Dengan terbukanya kembali jalur selatan, diharapkan distribusi barang dan mobilitas masyarakat di wilayah Garut dapat kembali normal serta mengurangi beban ekonomi yang sempat terdampak.