Jaga lahan gambut jelang El Nino kuat
Jaga lahan gambut jelang El Nino kuat

Jaga lahan gambut jelang El Nino kuat

LintasWarganet.com – 04 April 2026 | Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan bahwa Indonesia akan kembali menghadapi fenomena El Nino yang kuat pada akhir tahun ini. Diperkirakan suhu rata‑rata akan meningkat serta curah hujan menurun signifikan, yang meningkatkan risiko kebakaran, terutama di lahan gambut.

Lahan gambut memiliki peran vital sebagai penyerap karbon, penyedia habitat, dan regulator aliran air. Ketika kondisi kering, lahan ini mudah terbakar dan menghasilkan asap tebal serta emisi gas rumah kaca yang besar.

Pemerintah bersama lembaga terkait telah merumuskan serangkaian langkah mitigasi untuk melindungi lahan gambut menjelang musim El Nino, antara lain:

  • Penegakan ketat larangan pembakaran serta peningkatan sanksi bagi pelanggar.
  • Restorasi lahan gambut melalui penanaman kembali jenis vegetasi yang tahan air.
  • Penggunaan teknologi pemantauan satelit dan drone untuk deteksi dini kebakaran.
  • Pemberian insentif bagi petani yang mengadopsi praktik agrikultur ramah lingkungan.
  • Edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya pembakaran lahan gambut.

BMKG berkolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam penyusunan sistem peringatan dini, pembentukan posko pemantauan, serta penyiapan prosedur evakuasi bila terjadi kebakaran.

Masyarakat di wilayah rawan seperti Riau, Kalimantan, dan Sumatra Selatan diimbau untuk menjaga kebersihan lahan, menghindari pembakaran, serta melaporkan aktivitas mencurigakan kepada otoritas setempat.

Dengan sinergi antara pemerintah, ilmuwan, dan warga, diharapkan dampak El Nino dapat diminimalisir sehingga lahan gambut tetap berfungsi sebagai penyerap karbon dan penahan banjir.