Innobiz Sukses Paparkan Capaian Strategi Smart Factory
Innobiz Sukses Paparkan Capaian Strategi Smart Factory

Innobiz Sukses Paparkan Capaian Strategi Smart Factory

LintasWarganet.com – 19 Juni 2026 | Jakarta, 19 Juni 2026 – Asosiasi Industri Inovasi Bisnis (Innobiz) berhasil menyelenggarakan Seminar Kerja Sama Perusahaan Smart Factory Korea-Indonesia ke-1 pada tahun 2026. Acara yang berlangsung di Kampus BINUS Alam Sutera ini menjadi ajang penting untuk meninjau capaian proyek-proyek berbasis Smart Factory yang didukung oleh dana ODA (Official Development Assistance).

Seminar dihadiri oleh perwakilan perusahaan manufaktur terkemuka, pejabat pemerintah, serta delegasi dari Korea Selatan. Selama sesi utama, para pembicara menyoroti bagaimana integrasi teknologi digital, Internet of Things (IoT), dan sistem automasi telah meningkatkan efisiensi produksi dan menurunkan biaya operasional di sejumlah pabrik peserta.

Berikut beberapa poin utama yang dipaparkan:

  • Implementasi IoT pada lini produksi: Lebih dari 30% pabrik peserta telah mengadopsi sensor cerdas untuk pemantauan real‑time, menghasilkan penurunan downtime hingga 15%.
  • Penggunaan data analytics: Platform analitik berbasis cloud membantu mengoptimalkan rantai pasok, mempercepat keputusan strategis, dan meningkatkan kualitas produk.
  • Kolaborasi riset Korea‑Indonesia: Program pertukaran teknisi dan peneliti menghasilkan tiga prototipe mesin otomatis yang kini diuji coba di fasilitas pilot.
  • Dukungan ODA: Pendanaan sebesar USD 12 juta dialokasikan untuk pelatihan tenaga kerja, upgrade infrastruktur TI, dan pengadaan peralatan berstandar internasional.

Selain presentasi capaian, seminar juga menampilkan lokakarya praktis yang memperlihatkan demonstrasi langsung penggunaan robot kolaboratif (cobot) dan sistem manajemen produksi berbasis AI. Peserta workshop melaporkan peningkatan pemahaman tentang cara mengintegrasikan solusi digital ke dalam proses manufaktur tradisional.

Direktur Utama Innobiz, Budi Santoso, menekankan pentingnya kesinambungan kerjasama lintas negara untuk mempercepat transformasi industri nasional. Ia menambahkan bahwa agenda selanjutnya meliputi penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan tiga perusahaan Korea untuk memperluas jaringan Smart Factory hingga wilayah Jawa Barat dan Sumatra.

Dengan hasil yang menggembirakan, seminar ini diharapkan menjadi landasan bagi kebijakan pemerintah dalam memperkuat ekosistem Industri 4.0 di Indonesia, sekaligus membuka peluang investasi asing di sektor manufaktur yang semakin cerdas.