Indonesia Raih Kesepakatan Dagang US$60,3 Juta di Pameran Makanan Shanghai
Indonesia Raih Kesepakatan Dagang US$60,3 Juta di Pameran Makanan Shanghai

Indonesia Raih Kesepakatan Dagang US$60,3 Juta di Pameran Makanan Shanghai

LintasWarganet.com – 20 Mei 2026 | Indonesia berhasil mengamankan tujuh kesepakatan dagang dengan nilai total sekitar US$60,3 juta dalam rangka pameran perdagangan makanan dan minuman bergengsi di Shanghai, Salon International de l’Alimentation (SIAL). Kegiatan ini digelar pada awal April 2024 dan dihadiri oleh delegasi resmi Indonesia yang dipimpin oleh Menteri Perdagangan serta perwakilan asosiasi produsen makanan nasional.

Kesepakatan yang tercapai mencakup berbagai produk unggulan Indonesia, antara lain seafood, buah tropis, produk olahan beras, rempah-rempah, serta minuman tradisional. Berikut adalah rangkuman singkat masing‑masing kesepakatan:

  • Ekspor udang beku senilai US$15,2 juta.
  • Pengiriman buah mangga dan nanas ke pasar ritel di China dengan nilai US$9,8 juta.
  • Pemasaran produk olahan beras, seperti beras instant, total US$7,5 juta.
  • Ekspor rempah-rempah (lada, jahe, kunyit) senilai US$5,4 juta.
  • Kerjasama dalam distribusi minuman tradisional berbasis jamu senilai US$4,3 juta.
  • Pengembangan produk snack berbasis singkong senilai US$8,1 juta.
  • Pembukaan jalur distribusi baru untuk produk susu kedelai senilai US$10,0 juta.

Kesepakatan ini diharapkan dapat memperluas pangsa pasar Indonesia di sektor makanan dan minuman China, sekaligus meningkatkan volume ekspor tahunan negara. Pemerintah menilai bahwa partisipasi aktif dalam pameran internasional seperti SIAL menjadi strategi penting untuk memperkenalkan produk‑produk Indonesia kepada pembeli global.

Selain nilai perdagangan, delegasi Indonesia juga mengadakan pertemuan bilateral dengan pejabat perdagangan China untuk membahas prosedur bea masuk, standar keamanan pangan, dan potensi kerjasama riset pengembangan produk. Kedepannya, diharapkan tercipta lebih banyak peluang investasi di bidang agro‑industri Indonesia.

Dengan pencapaian ini, Indonesia menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan ekspor agrikultur dan memperkuat hubungan ekonomi bilateral dengan China.