Indef: Industri Halal dan Keuangan Syariah Harus Saling Menguatkan
Indef: Industri Halal dan Keuangan Syariah Harus Saling Menguatkan

Indef: Industri Halal dan Keuangan Syariah Harus Saling Menguatkan

LintasWarganet.com – 09 Juni 2026 | Kepala Center for Sharia Economic Development (CSED) di Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Nur Aini, menegaskan pentingnya sinergi antara industri halal dan sektor keuangan syariah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Menurutnya, kedua sektor yang berbagi prinsip nilai moral dan kepatuhan syariah dapat saling memperkuat apabila dijalin kolaborasi yang strategis.

Nur menjelaskan bahwa industri halal Indonesia kini mencakup lebih dari 80 ribu perusahaan, dengan nilai pasar yang diproyeksikan mencapai US$ 30 miliar pada akhir 2025. Sementara itu, total aset keuangan syariah di tanah air telah melampaui Rp 1.000 triliun, menunjukkan peningkatan signifikan dalam lima tahun terakhir.

Berikut beberapa langkah konkret yang diusulkan oleh Indef untuk memperkuat hubungan kedua sektor:

  • Pengembangan produk keuangan khusus: Bank syariah dan lembaga keuangan dapat merancang pembiayaan yang disesuaikan dengan kebutuhan pelaku industri halal, seperti pembiayaan modal kerja, investasi mesin produksi, dan fasilitas ekspor.
  • Standarisasi sertifikasi halal: Mempercepat proses sertifikasi dengan melibatkan lembaga keuangan sebagai pendukung, sehingga produsen dapat lebih cepat memasuki pasar internasional.
  • Pendidikan dan pelatihan bersama: Mengadakan program akademik dan pelatihan bagi profesional di kedua bidang untuk meningkatkan pemahaman tentang regulasi, manajemen risiko, dan peluang pasar.
  • Inkubator bisnis halal‑syariah: Membentuk pusat inovasi yang menggabungkan keahlian teknis industri halal dengan keahlian keuangan syariah untuk meluncurkan startup dan produk baru.

Nur juga menyoroti peran pemerintah dalam menciptakan iklim regulasi yang kondusif, termasuk penyediaan insentif pajak, kemudahan perizinan, serta dukungan infrastruktur logistik yang ramah halal. Ia menambahkan bahwa kolaborasi ini tidak hanya meningkatkan daya saing produk domestik, tetapi juga membuka peluang ekspor ke pasar global yang semakin menuntut standar halal yang ketat.

Dengan mengintegrasikan kekuatan industri halal dan keuangan syariah, Indef berharap dapat menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing tinggi di tingkat regional maupun internasional.