IMO Imbau Kapal di Sekitar Selat Hormuz Terapkan Kewaspadaan Maksimum

LintasWarganet.com – 05 Mei 2026 | Organisasi Maritim Internasional (IMO) pada Senin, 4 Mei, mengeluarkan pernyataan tegas kepada semua kapal yang berlayar di sekitar Selat Hormuz. Dalam situasi geopolitik yang semakin tegang, IMO menekankan pentingnya penerapan kewaspadaan maksimum untuk memastikan keselamatan pelayaran dan menghindari insiden yang dapat mengganggu jalur perdagangan global.

Selat Hormuz, yang menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Arab, merupakan salah satu jalur laut tersibuk di dunia. Sekitar satu perempat minyak mentah dunia mengalir melalui selat ini setiap harinya. Karena nilai strategisnya, kawasan ini sering menjadi sorotan ketika terjadi ketegangan politik atau militer di kawasan Timur Tengah.

Berikut poin‑poin utama yang disampaikan IMO kepada operator kapal:

  • Memantau secara terus‑menerus situasi keamanan di wilayah sekitar selat, termasuk laporan intelijen dan peringatan maritim.
  • Mengoptimalkan penggunaan sistem deteksi dini seperti AIS (Automatic Identification System) dan radar untuk mengidentifikasi potensi ancaman.
  • Menerapkan prosedur komunikasi yang jelas dengan otoritas maritim regional serta memperkuat koordinasi dengan kapal lain dalam convoy.
  • Menyiapkan rencana darurat, termasuk jalur evakuasi dan prosedur penanggulangan kebocoran atau serangan.
  • Melakukan pelatihan rutin bagi kru mengenai tindakan keamanan maritim dan respons terhadap insiden.

IMO juga menegaskan pentingnya kerja sama lintas negara, khususnya antara negara‑negara yang memiliki kepentingan di Selat Hormuz, untuk meningkatkan patroli bersama dan pertukaran informasi. Langkah‑langkah tersebut diharapkan dapat menurunkan risiko terjadinya tabrakan, serangan, atau sabotase yang dapat menghambat arus barang dan energi dunia.

Para pelaut dan operator kapal diharapkan menyesuaikan rute dan kecepatan sesuai dengan rekomendasi terbaru, serta tetap waspada terhadap pergerakan kapal militer atau kapal lain yang dapat menimbulkan potensi bahaya. Dengan menerapkan kewaspadaan maksimum, diharapkan kelancaran perdagangan internasional dapat terjaga meskipun kondisi geopolitik tetap dinamis.