IHSG Kembali Dibuka Melemah Seiring Kekhawatiran Era Suku Bunga Tinggi Imbas Konflik
IHSG Kembali Dibuka Melemah Seiring Kekhawatiran Era Suku Bunga Tinggi Imbas Konflik

IHSG Kembali Dibuka Melemah Seiring Kekhawatiran Era Suku Bunga Tinggi Imbas Konflik

LintasWarganet.com – 18 Mei 2026 | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka dengan penurunan signifikan pada sesi pagi, mencatat penurunan 94,34 poin atau sekitar 1,40% menjadi 6.628,98. Penurunan ini dipicu oleh kekhawatiran pasar terhadap prospek era suku bunga tinggi serta dampak konflik geopolitik yang masih berlangsung.

Sektor-sektor utama turut terdampak, dengan kelompok 45 saham unggulan LQ45 mencatat penurunan 9,37 poin atau 1,42% ke level 648,51. Penurunan ini mencerminkan sentimen risk‑off di kalangan investor institusional dan ritel.

Beberapa faktor utama yang memengaruhi pergerakan pasar hari ini antara lain:

  • Kebijakan moneter global: Bank sentral utama, termasuk Federal Reserve AS, memperpanjang siklus pengetikan suku bunga tinggi, menekan likuiditas pasar.
  • Konflik geopolitik: Ketegangan di wilayah tertentu meningkatkan volatilitas pasar komoditas dan mengalihkan perhatian investor.
  • Data ekonomi domestik: Indikator pertumbuhan ekonomi Indonesia yang masih dalam proses pemulihan menambah ketidakpastian.

Investor diperkirakan akan terus memantau pernyataan resmi Bank Indonesia serta perkembangan situasi internasional sebelum mengambil keputusan alokasi aset. Pada saat yang sama, sektor defensif seperti utilitas dan konsumen staple tetap menjadi pilihan relatif aman.

Secara teknikal, indeks IHSG masih berada di bawah level support jangka pendek, mengindikasikan potensi tekanan lebih lanjut jika sentimen negatif berlanjut. Namun, jika data fundamental menunjukkan perbaikan, kemungkinan rebound dapat terjadi dalam beberapa sesi ke depan.