IDAI Sebut Banyak Orang Tua Indonesia Bingung untuk Imunisasi Anak
IDAI Sebut Banyak Orang Tua Indonesia Bingung untuk Imunisasi Anak

IDAI Sebut Banyak Orang Tua Indonesia Bingung untuk Imunisasi Anak

LintasWarganet.com – 14 Juni 2026 | Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDAI), dr. Piprim Basarah Yanuarso, mengungkapkan bahwa masih banyak orang tua di Indonesia yang mengalami kebingungan terkait jadwal dan jenis vaksin yang harus diberikan kepada anak-anak mereka.

Beberapa contoh kebingungan yang sering muncul antara lain:

  • Apakah anak harus menerima vaksin Covid‑19 pada usia dua tahun atau tiga tahun.
  • Penjadwalan imunisasi dasar lengkap (IDK) yang meliputi tiga dosis DPT, Polio, dan Hib.
  • Penggantian vaksin BCG dengan vaksin baru yang sedang diuji.
  • Waktu pemberian vaksin HPV bagi remaja perempuan.

Dr. Piprim menekankan pentingnya peran tenaga kesehatan, terutama dokter anak dan perawat posyandu, dalam memberikan penjelasan yang jelas dan terstandarisasi kepada orang tua. Ia juga mengajak pemerintah untuk meningkatkan materi edukasi melalui media tradisional serta digital, serta memastikan bahwa informasi yang tersebar bersifat terverifikasi.

Selain itu, IDAI mengusulkan beberapa langkah konkret, antara lain:

  1. Penyusunan panduan imunasi yang mudah dipahami dalam format infografis.
  2. Pembentukan pusat layanan konseling imunasi di setiap puskesmas.
  3. Pelatihan berkala bagi petugas kesehatan tentang update jadwal vaksin.
  4. Kolaborasi dengan platform media sosial untuk menandai konten resmi.

Dengan langkah‑langkah tersebut, diharapkan tingkat kepatuhan imunasi dapat meningkat, sehingga menurunkan risiko penyebaran penyakit menular di kalangan anak‑anak Indonesia.