Harga Solar Turun di SPBU BP Jadi Rp25.060 per Liter
Harga Solar Turun di SPBU BP Jadi Rp25.060 per Liter

Harga Solar Turun di SPBU BP Jadi Rp25.060 per Liter

LintasWarganet.com – 01 Juni 2026 | BP Indonesia mengumumkan penurunan harga bahan bakar solar di jaringan SPBU‑nya menjadi Rp25.060 per liter, efektif sejak awal minggu ini. Penurunan ini merupakan respons terhadap penyesuaian harga minyak mentah dunia serta upaya pemerintah untuk menstabilkan biaya energi bagi pelaku usaha dan konsumen.

Sebelumnya, harga solar di SPBU BP berada pada kisaran Rp27.000 per liter. Dengan penurunan tersebut, para pengemudi truk, operator mesin diesel, serta usaha transportasi dapat menghemat biaya operasional harian.

Berikut perbandingan harga solar sebelum dan sesudah penurunan:

Periode Harga Solar (Rp/Liter)
Sebelum penurunan 27.000
Sesudah penurunan 25.060

Perubahan harga ini tidak memengaruhi BBM bersubsidi lain, seperti Pertalite yang tetap dipatok pada Rp10.000 per liter. Pemerintah menegaskan bahwa penyesuaian harga solar tidak akan memicu perubahan tarif BBM subsidi dalam jangka pendek.

Pengamat ekonomi memperkirakan bahwa penurunan harga solar dapat menurunkan tekanan inflasi pada sektor transportasi dan logistik, yang selama ini menjadi salah satu penyumbang utama kenaikan harga barang. Di sisi lain, perusahaan logistik diharapkan dapat meningkatkan volume pengiriman karena biaya bahan bakar yang lebih rendah.

Para konsumen diharapkan dapat merasakan manfaat langsung di SPBU BP yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. BP juga mengimbau agar pengguna tetap memperhatikan kualitas bahan bakar dan melakukan perawatan kendaraan secara rutin untuk memaksimalkan efisiensi penggunaan solar.