Gunungan Sampah Bantargegang Tembus 55 Juta Ton, Pramono Kebut Proyek PSEL
Gunungan Sampah Bantargegang Tembus 55 Juta Ton, Pramono Kebut Proyek PSEL

Gunungan Sampah Bantargegang Tembus 55 Juta Ton, Pramono Kebut Proyek PSEL

LintasWarganet.com – 31 Maret 2026 | Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengumumkan rencana ambisius untuk mengatasi akumulasi sampah yang telah mencapai 55 juta ton di wilayah Bantargebang. Proyek ini akan mengubah tumpukan sampah menjadi sumber energi listrik melalui Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) yang dijuluki PSEL.

Langkah utama yang akan diambil meliputi:

  • Pembangunan lahan khusus untuk instalasi PLTSa seluas beberapa hektar di Bantargebang.
  • Penerapan teknologi pembakaran sampah modern yang menghasilkan listrik bersih dan mengurangi emisi gas rumah kaca.
  • Integrasi sistem pengelolaan sampah terpilah untuk memaksimalkan efisiensi bahan bakar.
  • Peningkatan infrastruktur pendukung seperti jaringan distribusi listrik dan fasilitas transportasi sampah.

Target awal proyek adalah menghasilkan kapasitas listrik sebesar 200 megawatt, yang diharapkan dapat menambah pasokan energi kota dan mengurangi ketergantungan pada pembangkit berbahan bakar fosil. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan penyelesaian fase konstruksi pertama dalam waktu 18 bulan, dengan operasional penuh diperkirakan mulai tahun 2028.

Selain manfaat energi, proyek ini juga diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya daur ulang, serta menurunkan tingkat pencemaran udara di sekitar kawasan Bantargebang.

Pramono Anung menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat realisasi proyek PSEL, dengan menggalang dukungan dari sektor swasta, lembaga keuangan, dan mitra teknologi internasional. Ia juga menyatakan bahwa keberhasilan proyek ini dapat menjadi contoh bagi kota-kota lain di Indonesia dalam mengelola sampah secara berkelanjutan.