Gubernur Lampung Pertimbangkan Insentif Pariwisata untuk Dorong Investasi

LintasWarganet.com – 17 April 2026 | Bandar Lampung – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyatakan bahwa pemerintah provinsi tengah mengevaluasi kebijakan insentif khusus bagi sektor pariwisata. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan industri wisata dan menarik lebih banyak investasi, baik dari dalam maupun luar negeri.

Gubernur menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat setempat. “Kita harus menciptakan ekosistem yang kondusif bagi investor, sekaligus memastikan bahwa manfaatnya dapat dirasakan oleh komunitas lokal,” ujarnya.

Beberapa langkah konkret yang direncanakan meliputi:

  • Penyediaan fasilitas infrastruktur pendukung, seperti akses jalan, listrik, dan jaringan internet di kawasan wisata.
  • Pembentukan zona ekonomi khusus (KEK) yang memberikan insentif fiskal selama lima sampai sepuluh tahun.
  • Pelatihan sumber daya manusia untuk meningkatkan kualitas layanan dan manajemen destinasi.
  • Pemasaran terintegrasi melalui media digital dan partisipasi dalam pameran pariwisata internasional.

Pengamat ekonomi menilai bahwa kebijakan insentif ini dapat meningkatkan kontribusi pariwisata terhadap PDRB Lampung secara signifikan. Saat ini, sektor pariwisata menyumbang sekitar 8% dari total PDRB provinsi. Dengan dukungan insentif, diharapkan angka tersebut dapat naik menjadi 12% dalam lima tahun ke depan.

Namun, beberapa pihak mengingatkan bahwa kebijakan insentif harus diimbangi dengan regulasi yang jelas untuk menghindari potensi penyalahgunaan dana dan memastikan kelestarian lingkungan. Pemerintah provinsi berjanji akan melibatkan lembaga pengawas independen dalam proses evaluasi dan pelaporan.

Rencana pelaksanaan insentif diproyeksikan akan dimulai pada kuartal pertama tahun depan, setelah melalui proses konsultasi publik dan penyusunan regulasi yang tepat. Gubernur menutup pertemuan dengan ajakan kepada seluruh pemangku kepentingan untuk berkontribusi dalam mewujudkan Lampung sebagai destinasi wisata kelas dunia.