Gemuruh Takbir Sambut Kepulangan 9 WNI di Bandara Soetta, Menlu Sugiono: Selamat Berkumpul dengan Keluarga
Gemuruh Takbir Sambut Kepulangan 9 WNI di Bandara Soetta, Menlu Sugiono: Selamat Berkumpul dengan Keluarga

Gemuruh Takbir Sambut Kepulangan 9 WNI di Bandara Soetta, Menlu Sugiono: Selamat Berkumpul dengan Keluarga

LintasWarganet.com – 24 Mei 2026 | Bandara Soetta, Papua, menjadi saksi momen emosional pada pagi hari ketika sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam relawan Global Sumud Flotilla 2026 kembali ke tanah air. Kedatangan mereka disambut dengan gemuruh takbir yang menggema di seluruh area terminal, menandakan rasa syukur dan kebahagiaan atas selesainya misi kemanusiaan mereka.

Para relawan tersebut, yang sebelumnya berpartisipasi dalam operasi bantuan lintas batas, berhasil menyelesaikan penyaluran bantuan dan mengamankan jalur evakuasi bagi warga yang terdampak konflik di wilayah perbatasan. Keberhasilan mereka tidak lepas dari dukungan pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri, khususnya Menteri Luar Negeri Prof. Dr. Retno Marsudi yang menugaskan tim khusus untuk memfasilitasi proses kepulangan.

Setibanya di bandara, Menteri Luar Negeri Sugiono memberikan sambutan singkat. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim relawan serta semua pihak yang terlibat, termasuk otoritas setempat dan aparat keamanan yang memastikan proses kepulangan berlangsung aman dan tertib. “Selamat berkumpul kembali dengan keluarga, semoga pengalaman ini menjadi pelajaran berharga dan inspirasi bagi generasi mendatang,” ujar Sugiono.

Suasana menjadi semakin khidmat ketika takbir bersama dibacakan oleh sekelompok jamaah yang hadir. Suara takbir yang serempak menggema menandakan rasa syukur atas selamatnya kembalinya warga Indonesia yang sempat berada di zona berbahaya.

Berikut rangkuman singkat mengenai kepulangan ini:

  • Jumlah WNI yang kembali: 9 orang
  • Organisasi relawan: Global Sumud Flotilla 2026
  • Lokasi kepulangan: Bandara Soetta, Papua
  • Penyambutan: Takbir bersama dan sambutan Menteri Luar Negeri Sugiono

Kepulangan ini sekaligus menegaskan komitmen Indonesia dalam menjalankan diplomasi kemanusiaan, baik di dalam negeri maupun di panggung internasional. Pemerintah menegaskan bahwa dukungan bagi warga negara yang berada di luar negeri, terutama dalam situasi darurat, akan terus menjadi prioritas utama.