Gempa Susulan Guncang Maluku Utara, Dua Kali Getaran Kuat Terjadi dalam Hitungan Menit
Gempa Susulan Guncang Maluku Utara, Dua Kali Getaran Kuat Terjadi dalam Hitungan Menit

Gempa Susulan Guncang Maluku Utara, Dua Kali Getaran Kuat Terjadi dalam Hitungan Menit

LintasWarganet.com – 02 April 2026 | Pada hari ini, wilayah Maluku Utara dilanda dua kali gempa susulan dengan intensitas kuat dalam rentang waktu hanya beberapa menit. Kedua getaran tersebut tercatat memiliki magnitudo mencapai 5,8 skala Richter, menimbulkan kepanikan singkat di kalangan warga setempat.

Gempa pertama terjadi sekitar pukul 10:12 WIB, diikuti oleh gempa susulan sekitar dua menit kemudian. Meskipun durasinya singkat, kedua peristiwa tersebut cukup kuat untuk membuat bangunan bergetar dan menimbulkan kerusakan ringan pada beberapa struktur bangunan, terutama yang tidak tahan gempa.

BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) segera mengeluarkan pernyataan peringatan dan meminta masyarakat untuk tetap tenang serta memantau informasi resmi selanjutnya. Pihak berwenang menegaskan bahwa tidak ada laporan tsunami terkait dengan gempa ini, namun tetap mengimbau warga untuk waspada terhadap potensi gempa lanjutan.

Berikut langkah-langkah yang dianjurkan BMKG untuk meningkatkan keselamatan selama dan setelah gempa:

  • Jauhkan diri dari bangunan yang berpotensi runtuh, seperti dinding bata dan atap lemah.
  • Gunakan pintu masuk yang kuat dan hindari berada di dekat jendela kaca.
  • Jika berada di dalam kendaraan, berhenti di tempat yang aman dan tunggu hingga getaran mereda.
  • Setelah gempa selesai, periksa kondisi rumah untuk memastikan tidak ada kerusakan struktural yang mengancam.
  • Ikuti arahan petugas kebencanaan dan laporkan kerusakan atau korban yang membutuhkan pertolongan.

Sejumlah wilayah di Maluku Utara, termasuk kota-kota kecil dan desa-desa, melaporkan kerusakan minor pada atap rumah, dinding, serta retakan pada jalan. Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa, namun beberapa warga mengalami luka ringan akibat terjatuhnya barang.

Gempa susulan ini menambah catatan sejarah seismik wilayah Indonesia, yang dikenal sebagai zona aktif tektonik Pasifik. Pemerintah daerah bersama dengan BMK​G terus memantau aktivitas seismik untuk memberikan peringatan dini dan meminimalisir risiko bagi penduduk.

Warga diimbau untuk tetap tenang, menyiapkan perlengkapan darurat, dan mengikuti informasi resmi melalui media pemerintah maupun kanal BMKG. Kesigapan dan kewaspadaan bersama diharapkan dapat mengurangi dampak bencana seismik di masa mendatang.