Gempa Susulan Guncang Kepulauan Sangihe, BMKG Pastikan Tidak Ada Potensi Tsunami

LintasWarganet.com – 09 Juni 2026 | Gempa susulan dengan intensitas berkisar antara magnitudo 3,8 hingga 4,9 mengguncang kembali wilayah Kecamatan Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara pada Selasa malam. Guncangan ini merupakan kelanjutan dari gempa utama yang terjadi sebelumnya dan menimbulkan kekhawatiran akan potensi tsunami di kawasan tersebut.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) segera melakukan analisis setelah gempa terdengar. Hasil pemantauan menunjukkan bahwa tidak ada pergerakan laut yang signifikan, sehingga potensi tsunami dapat dikesampingkan. BMKG menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir akan gelombang tinggi atau bahaya bahari lainnya.

Untuk mengurangi risiko cedera selama gempa, BMKG mengingatkan beberapa langkah keselamatan yang dapat dilakukan masyarakat:

  • Berpindah ke area terbuka atau ruang yang jauh dari jendela dan benda yang dapat jatuh.
  • Jika berada di dalam ruangan, berlindung di bawah meja atau furnitur yang kuat hingga goncangan mereda.
  • Setelah gempa selesai, periksa kondisi bangunan dan hindari menggunakan lift.
  • Ikuti informasi resmi dari BMKG dan otoritas setempat melalui media penyiaran atau pesan singkat.

Petugas BPBD setempat juga telah menyiapkan tim respons cepat untuk menanggapi laporan kerusakan atau kebutuhan bantuan darurat. Hingga saat ini, tidak ada laporan korban jiwa atau luka-luka serius yang dilaporkan.

BMKG terus memantau aktivitas seismik di wilayah Sangihe dan akan memberikan peringatan jika terjadi perubahan signifikan. Masyarakat diharapkan tetap tenang, mengikuti prosedur evakuasi bila diperlukan, dan memperhatikan peringatan resmi yang dikeluarkan.