Filipina Salurkan 362 Juta Peso untuk Pemulihan Gempa Mindanao
Filipina Salurkan 362 Juta Peso untuk Pemulihan Gempa Mindanao

Filipina Salurkan 362 Juta Peso untuk Pemulihan Gempa Mindanao

LintasWarganet.com – 17 Juni 2026 | Departemen Anggaran dan Manajemen Filipina (DBM) telah mencairkan dana awal senilai 362 juta peso Filipina untuk mendukung upaya pemulihan pasca gempa bumi yang melanda provinsi Mindanao pada akhir 2023. Gempa berkekuatan sekitar 6,5 skala Richter menimbulkan kerusakan luas pada infrastruktur, rumah tinggal, serta fasilitas kesehatan di beberapa kabupaten.

Penyaluran dana ini merupakan langkah pertama pemerintah pusat dalam rangka mempercepat rekonstruksi dan membantu korban yang masih menghadapi kesulitan. Menurut pernyataan resmi DBM, dana tersebut akan dialokasikan secara terarah melalui lembaga‑lembaga terkait di tingkat daerah.

  • Rehabilitasi rumah warga: Sekitar 150 juta peso akan digunakan untuk memperbaiki atau membangun kembali rumah yang hancur atau rusak parah.
  • Fasilitas kesehatan: Dana 80 juta peso dialokasikan untuk memperbaiki rumah sakit, klinik, serta penyediaan peralatan medis darurat.
  • Infrastruktur publik: 90 juta peso ditujukan untuk perbaikan jalan, jembatan, dan sistem listrik yang terganggu akibat gempa.
  • Bantuan sosial: Sisanya, 42 juta peso, akan disalurkan dalam bentuk bantuan tunai dan paket sembako bagi keluarga yang paling terdampak.

Pemerintah daerah Mindanao diharapkan dapat menyusun rencana penggunaan dana secara rinci dalam minggu-minggu mendatang, dengan melibatkan organisasi kemanusiaan lokal untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Penyaluran dana ini juga menjadi bagian dari komitmen Filipina untuk meningkatkan resilien bencana alam, mengingat negara ini berada di zona rawan gempa dan letusan gunung berapi.

Pengawasan penggunaan dana akan dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) serta Komisi Pembangunan Nasional (NDRC) untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas. Diharapkan, dengan bantuan finansial ini, proses pemulihan dapat berlangsung lebih cepat dan memberikan harapan baru bagi ribuan warga yang kehilangan tempat tinggal dan mata pencaharian.