Dukung Program Economy Circular, Pusri Inisiasi Program Bank Sampah Sehati

LintasWarganet.com – 17 April 2026 | Perusahaan Umum Perkebunan Raya Indonesia (Pusri) meluncurkan inisiatif terbaru berupa Bank Sampah Sehati, selaras dengan upaya mendukung ekonomi sirkular di Indonesia. Program ini dirancang untuk mengubah limbah organik dan anorganik menjadi sumber daya yang dapat dipergunakan kembali, sekaligus memberdayakan masyarakat sekitar perkebunan.

Bank Sampah Sehati berfungsi sebagai pusat pengumpulan, pemilahan, dan pengolahan sampah. Masyarakat dapat menukarkan sampah yang telah dipilah dengan poin yang selanjutnya dapat ditukar dengan produk pertanian atau layanan lainnya. Berikut langkah‑langkah utama program:

  • Pembentukan titik kumpul sampah di desa‑desa sekitar area perkebunan.
  • Penyuluhan dan pelatihan pemilahan sampah bagi warga.
  • Pengolahan sampah organik menjadi kompos dan sampah anorganik menjadi bahan baku daur ulang.
  • Pemberian insentif berupa poin yang dapat ditukar dengan produk pertanian atau kebutuhan rumah tangga.

Pusri menargetkan agar model Bank Sampah Sehati dapat direplikasi di wilayah lain, sehingga dampaknya tidak terbatas pada satu daerah saja. Dengan skala yang lebih luas, diharapkan tercipta jaringan pengelolaan sampah yang terintegrasi, mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir, serta meningkatkan pendapatan rumah tangga melalui sistem poin.

Dalam pernyataannya, pimpinan Pusri menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan komunitas lokal untuk mewujudkan ekonomi sirkular yang berkelanjutan. “Program ini bukan hanya tentang pengelolaan sampah, melainkan tentang menciptakan nilai ekonomi baru dari sumber daya yang selama ini dianggap limbah,” ujarnya.

Jika berhasil, inisiatif ini dapat menjadi contoh bagi perusahaan agribisnis lain dalam mengintegrasikan praktik ramah lingkungan ke dalam operasi mereka, sekaligus memperkuat komitmen Indonesia terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan.