Dukung Langkah BGN Sidak SPPG Tak Penuhi Standar, Ahli Pangan Sarankan Sistem Rantai Dingin untuk Dukung Program MBG
Dukung Langkah BGN Sidak SPPG Tak Penuhi Standar, Ahli Pangan Sarankan Sistem Rantai Dingin untuk Dukung Program MBG

Dukung Langkah BGN Sidak SPPG Tak Penuhi Standar, Ahli Pangan Sarankan Sistem Rantai Dingin untuk Dukung Program MBG

LintasWarganet.com – 03 April 2026 | Badan Gizi Nasional (BGN) kembali mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara operasi ribuan Satuan Pengolahan Produksi Gizi (SPPG) di berbagai daerah. Penangguhan ini diberikan setelah hasil sidik kesehatan mengindikasikan bahwa sebagian besar SPPG belum memenuhi standar higienitas dan sanitasi yang ditetapkan.

Langkah tersebut bertujuan memberi kesempatan bagi pemilik SPPG untuk mengajukan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Dengan memiliki SLHS, usaha produksi makanan dapat memastikan bahwa proses produksi telah melalui proses kontrol kebersihan yang ketat, sehingga mengurangi risiko kontaminasi dan melindungi konsumen.

Para pakar pangan menilai bahwa penegakan standar saja belum cukup untuk menjamin keamanan dan kualitas produk. Mereka menekankan pentingnya penerapan sistem rantai dingin (cold chain) sebagai pelengkap utama dalam mendukung Program Makanan Bergizi (MBG). Sistem ini meliputi penyimpanan, distribusi, dan transportasi bahan pangan pada suhu yang terkontrol sejak proses produksi hingga sampai ke tangan konsumen.

  • Pengendalian suhu mencegah pertumbuhan mikroba patogen.
  • Mempertahankan nilai gizi dan kesegaran bahan makanan.
  • Meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk lokal.

Implementasi rantai dingin memerlukan investasi pada fasilitas pendingin, pelatihan tenaga kerja, serta pemantauan suhu secara real‑time. Pemerintah dan sektor swasta diharapkan dapat berkolaborasi untuk menyediakan infrastruktur yang memadai, termasuk unit pendingin mobile, sensor suhu digital, dan sistem logistik terintegrasi.

Dengan kombinasi penegakan standar SLHS dan penerapan rantai dingin, diharapkan SPPG dapat meningkatkan kualitas produk, memperluas akses pasar, dan secara signifikan berkontribusi pada pencapaian target gizi nasional melalui Program MBG.