Duduk di ruangan ber-AC terlalu lama berisiko ganggu metabolisme tubuh
Duduk di ruangan ber-AC terlalu lama berisiko ganggu metabolisme tubuh

Duduk di ruangan ber-AC terlalu lama berisiko ganggu metabolisme tubuh

LintasWarganet.com – 04 April 2026 | Penelitian terbaru yang dipaparkan oleh Dr. Melissa Sathyan, seorang konsultan penyakit dalam di Rela Hospital, Chennai, mengungkapkan bahwa menghabiskan waktu lama di dalam ruangan yang menggunakan pendingin udara (AC) dapat mengganggu fungsi metabolisme tubuh. Paparan suhu dingin yang konstan menyebabkan perubahan pada proses termoregulasi dan memicu respons hormonal yang dapat memperlambat laju metabolisme.

Berikut beberapa faktor yang berkontribusi pada risiko tersebut:

  • Suhu Ruangan yang Terlalu Dingin: Suhu di bawah 20°C dapat memicu penurunan suhu inti tubuh, memaksa tubuh bekerja lebih keras untuk mempertahankan suhu normal.
  • Kurangnya Sirkulasi Udara: AC yang terus-menerus menyaring udara dapat mengurangi kadar oksigen dan meningkatkan kadar karbon dioksida di dalam ruangan.
  • Durasi Paparan: Semakin lama seseorang berada di ruangan ber-AC, semakin besar dampak kumulatif pada metabolisme.

Untuk meminimalkan dampak negatif, Dr. Sathyan menyarankan langkah-langkah praktis berikut:

  1. Atur suhu AC pada kisaran 22‑24°C, yang dianggap nyaman dan tidak terlalu dingin.
  2. Gunakan timer atau mode hemat energi agar AC tidak menyala terus-menerus.
  3. Bergerak secara berkala, misalnya berjalan kaki ringan setiap 30 menit.
  4. Jaga hidrasi dengan minum air putih secara cukup.
  5. Lakukan aktivitas fisik teratur di luar ruangan untuk menstimulasi metabolisme.

Penelitian ini menekankan pentingnya keseimbangan antara kenyamanan suhu dan kesehatan jangka panjang. Meskipun AC memberikan manfaat dalam mengurangi panas dan kelembapan, penggunaan yang berlebihan dapat berpotensi menimbulkan masalah metabolik. Oleh karena itu, pengguna AC disarankan untuk memperhatikan suhu, durasi, dan pola aktivitas harian guna menjaga kesehatan tubuh secara optimal.