Driver Syukuran Tarif Potongan Aplikator Turun Jadi 8 Persen, Adian Napitupulu: Perjuangan Sudah Dimenangkan

LintasWarganet.com – 07 Mei 2026 | Jakarta – Pengemudi ojek online (ojol) menggelar syukuran setelah pemerintah menurunkan tarif potongan untuk aplikasi layanan menjadi 8 persen. Penurunan ini merupakan hasil negosiasi intensif antara asosiasi driver dan regulator.

Ketua asosiasi driver, Adian Napitupulu, menyatakan bahwa perjuangan mereka telah dimenangkan. “Setelah bertahun‑tahun berjuang untuk menurunkan beban biaya, kini kita berhasil memperkecil tarif potongan menjadi 8 persen. Ini berarti penghasilan kami akan lebih optimal,” ujar Adian dalam acara syukuran yang dihadiri ratusan driver.

  • Tarif potongan sebelumnya berada pada kisaran 10‑12 persen.
  • Penurunan menjadi 8 persen diproyeksikan menambah pendapatan bersih driver sebesar 10‑15 persen per bulan.
  • Pihak regulator menegaskan bahwa penyesuaian tarif tidak akan memengaruhi kualitas layanan.

Selain perayaan, para driver juga menyampaikan harapan agar kebijakan serupa dapat diterapkan pada layanan lain, seperti pengiriman barang dan layanan transportasi berbasis aplikasi lainnya. Mereka menekankan pentingnya dialog berkelanjutan antara pemerintah, platform digital, dan komunitas driver.

Pengamat industri transportasi menilai penurunan tarif potongan ini sebagai langkah positif yang dapat menstabilkan ekosistem ride‑hailing di Indonesia. “Dengan beban biaya yang lebih ringan, driver dapat lebih fokus pada pelayanan dan keamanan penumpang,” kata seorang analis.

Ke depan, asosiasi driver berencana mengadakan forum rutin untuk memantau implementasi kebijakan dan mengevaluasi dampaknya terhadap kesejahteraan para pengemudi.